28Mei/10

Ustman, Sang Peletak Dasar Kekhalifahan Ustmani (1)

khalifah

Garis keturunan bani Ustmani bersambung pada kabilah Turkmaniyah, yang mana pada permulaan abad ketujuh Hijriyah atau bertepatan dengan abad ketiga belas masehi mendiami Kurdistan. Mereka berprofesi sebagai penggembala. Akibat serangan orang-orang Mongolia di bawah pimpinan Jengis Khan ke Irak dan wilayah-wilayah Asia Kecil, Sulaiman, kakek dari Ustman melakukan hijrah pada tahun 617 H/1220 M. Bersama-sama dengan kabilahnya, mereka beranjak meninggalkan Kurdistan menuju Anatolia.

27Mei/10

Seminar Pendidikan Nasional Dompet Shalahuddin UGM

pendidikan

Badan Semi Otonom Dompet Shalahuddin Jamaah Shalahuddin UGM tahun ini kembali menyelenggarakan salah satu agenda yang rutin mereka laksanakan tiap tahun, yakni seminar pendidikan nasional pada hari ahad, tanggal 23 Mei 2010 di auditorium Fakultas Peternakan UGM. Seminar pendidikan nasional dengan tema Pembangunan Mental Bangsa melalui Penerapan Pendidikan Islam ini menghadirkan Drs. Akhmed Machfudh, M.PA selaku staf ahli pendidikan Departemen Agama Pusat, Sumedi, S.Pd, M.A. selaku ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu Yogyakarta serta Drs. Mujidin selaku pengamat dan praktisi pendidikan Islam di Indonesia. Menurut Achmad Basis selaku ketua pelaksana, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan konsep pendidikan islam kepada masyarakat luas. Harapannya masyarakat dapat lebih paham mengenai pendidikan Islam serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab selama ini sistem pendidikan di Indonesia sendiri cenderung ke arah pendidikan sekuler. read more

14Mei/10

Anggota DPR RI Ngegemesin Dech!!

dpr-ri

Melihat polah tingkah para wakil rakyat akhir-akhir ini memang semakin lucu dan menggemaskan. Bagaimana tidak? Kerja belum beres,.malah emang ga pernah beres kali ya?! Tapi udah minta ini, minta itu.. hmm… Isu yang sedang hangat dibicarakan adalah rencana pembangunan gedung DPR di Senayan yang dianggarkan 1,8 triliyun. Isu tentang anggaran fantastis ini memang belum merupakan suatu hal yang pasti,namun hal yang perlu diperhatikan adalah urgensi dari pembangunan gedung yang katanya sudah miring 7 derajat itu. 7 derajat??? Apa sih yang perlu dikhawatirkan. Mereka,yang menyebut dirinya wakil rakyat terkesan begitu lebay menanggapi kemiringan gedung yang hanya 7 derajat itu.

14Mei/10

Kemengangan Anggodo dan Islam dalam penegakan hukum

pengadilan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengeluarkan SKPP (Surat Keputusan Penghentian Penuntutan) terkait dengan kasus yang menimpa Bibit Slamet Rianto dan Chandra M. Hamzah. Pengeluaran SKPP ini dilatarbelekangi oleh dua buah alasan. Yang pertama adalah Alasan yuridis, meski perbuatan Bibit dan Chandra dinilai memenuhi unsur pidana, keduanya dianggap tidak menyadari akibat perbuatannya. Dan yang kedua adalah alasan sosiologis, yaitu memenuhi rasa keadilan masyarakat. Namun, menurut Hakim Nugroho Setiaji alasan seperti itu, tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk penerbitan SKPP. Sehingga menurutnya, SKPP tersebut tidak sah dan melawan hukum. Oleh karena itu, Nugroho mengabulkan permintaan Anggodo Widjojo untuk mengengkat kembali kasus tersebut ke meja hijau.

09Mei/10

Kebangkitan yang Berkelanjutan

bangkit

Seratus dua tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 20 Mei 1908, berdirilah organisasi Boedi Oetomo. Boedi Oetomo didirikan berdasarkan suatu kesadaran tentang kesatuan kebangsaan untuk menentang kekuasaan penjajahan Belanda yang telah berabad-abad lamanya berlangsung di tanah air Indonesia. Boedi Oetomo pada saat itu, merupakan perkumpulan kaum muda yang cerdas dan peduli terhadap nasib bangsa. Semangat kebangkitan nasional muncul, ketika bangsa Indonesia mencapai tingkat perlawanannya yang tidak dapat dibendung lagi, untuk menghadapi kekuasaan kolonial Belanda yang tidak manusiawi dan tidak adil.

Bangkitnya kesadaran atas kesatuan kebangsaan atau nasionalisme yang lahir pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak perjuangan yang terus berlanjut. Berawal dari sana, muncullah Jong Ambon (1909), Jong Java dan Jong Celebes (1917), Jong Sumatera dan Jong Minahasa (1918). Pada tahun 1911 juga berdiri organisasi Sarikat Islam, 1912 Muhammadiyah, 1926 Nahdlatul’Ulama, dan kemudian pada tahun 1927 berdiri Partai Nasional Indonesia.