kmmp

YOGYAKARTA (7/4) – Bertempat di segi delapan Masjid Kampus UGM, Unit Kerohanian Islam Jama’ah Shalahuddin UGM menyambut kunjungan dari salah satu lembaga dakwah fakultas di UGM, Keluarga Mahasiswa Muslim Pertanian (KMMP). Acara dimulai dengan perkenalan dan pemaparan profil JS secara singkat oleh Ketua Jama’ah Shalahuddin UGM, Arif Nurhayanto, Mahasiswa Psikologi 2009. Seletah itu dilanjutkan pemaparan profil KMMP oleh Dhimas Julizar, Mahasiswa Pertanian 2009 selaku Ketua.

Dhimas mengatakan, ada sejumlah pembaharuan dalam struktur kepengurusan KMMP tahun ini. Hal ini ditandai dengan adanya sekretaris jendral (sekjend) dan perubahan PSDM menjadi Biro Khusus Kaderisasi, yang kedudukannya setara dengan Sekjend.

Selain perubahan struktur tersebut, ia juga memaparkan tentang Desa Mitra. KMMP saat ini tengah membangun desa mitra sebagai salah satu renstra lima tahun ke depan. Ia meminta saran dan masukan kepada Tuhu Hermawan, Mahasiswa Teknik 2009, selaku Ketua Departemen Sosial dan Masyarakat (Sosmas). Tuhu pun memaparkan beberapa program yang sudah dijalankan oleh departemen yang dipimpinnya tersebut.

Tuhu memaparkan, cikal bakal departemen ini berawal dari Tim Penanggulangan Bencana sebagai sebuah tim yang fokus untuk melakukan recovery desa binaan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial. Untuk renstra satu tahun, departemen ini adalah fokus pada pembangunan ekonomi masyarakat di dusun Singlar, Merapi.

Ia menjelaskan, salah satu produk yang tengah dikembangkan saat ini adalah ayam crossing yang merupakan persilangan antara ayam petelur dan ayam kampung. Departemen Sosmas yang juga mengampu fungsi pelayanan sosial, saat ini tengah membangun jaringan dengan beberapa lembaga seperti ACT dan LMI Madiun untuk mengembangkan sayapnya. “Ke depan, rencananya akan dibangun koperasi berbasis masjid, yang harapannya akan menjadi pemersatu ekonomi masyarakat serta penopang perokonomian masyarakat Singlar dalam menjalankan usaha ayam crossing,” terang Tuhu.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi tentang pola umum koordinasi BPLDF (Badan Pendamping Lembaga Dakwah Fakultas) oleh koordinator BPLDF, Muhammad Nurcholis Al-Hady, Mahasiswa Hukum 2009. Selain itu, agenda bersama cluster Agro untuk program kerja bersama seperti Ramadhan di Kampus juga sempat dipaparkan.

KMMP berharap, JS sebagai lebaga dakwah dapat mengkoordinir lembaga dakwah fakultas serta mensinergikan kegiatan dakwah di UGM agar tidak berbenturan. Untuk syiar islam di UGM, harapannya agar bisa lebih massive dan dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat. [Ervira Rusdhiana]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *