17Mei/11

The 7th Gathering of Union of Islamic World Students

gatheringislamicworldstudents

Selasa (17/5/2011), Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) bekerja sama dengan Union of Islamic Students(UIWS)menyelenggarakan “The 7th Gathering of Union of Islamic World Students” dalam kemasan seminar Internasional dengan tema “Perubahan Sosial-Politik di Timut Tengah dan Afrika Utara: Peluang dan Tantangan Bagi Dunia Islam”. Acara ini diselenggarakan di Gedung University Club (UC) Universitas Gadjah Mada. M.Chozin yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI yang juga merupakan alumni Jamaah Shalahuddin UGM -dahulu menjabat sebagai Kadept Ekstern- mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia, sehingga peran serta Indonesia dalam menanggapi isu-isu dan perubahan sosial politik di dunia, khususnya di dunia islam sangatlah strategis. Ketua komisi hubungan internasional PB HMI, Imam Subkhan menambahkan bahwa tema acara “Sosio-Political Change in The Middle East and North Africa: Challenges and Opportunities of the Islamic World” merupakan respon terhadap kondisi terkini di negara-negara timur tengah dan afrika utara. “Gerakan perubahan yang dimulai dari Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, Yaman dan termasuk Arab Saudi tentunya menjadi agenda tersendiri bagi dunia islam untuk segera mengambil sikap”.

01Mar/11

Ancaman KIK terhadap Identitas “Kampus Kerakyatan” UGM

kik

Selasa, (1/3) sekitar pukul 10.00 WIB, Bunderan UGM dipadati puluhan massa. Mereka berkumpul dalam rangka menyerukan aksi tolak KIK untuk kesekian kalinya. Gerakan Tolak Komersialisasi Kampus beserta simpatisan dan mahasiswa UGM yang juga tidak setuju dengan diberlakukannya KIK itu beraksi dengan membawa spanduk sembari berorasi. Sesekali, mereka meneriakkan kata-kata ‘Tolak,.Tolak,.Tolak KIK’ di sepanjang jalan.

07Feb/10

Palestina Berencana Tingkatkan Pengiriman Mahasiswa ke UGM

UGM

Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D., menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi, Senin (8/2) di Ruang Rektor. Dalam kunjungan tersebut Dubes Palestina menegaskan Palestina akan terus menambah dan mengirim mahasiswanya untuk berkuliah di UGM.

“Dubes Palestina akan mengirim mahasiswa ke Indonesia. Menurutnya, banyak pilihan tempat kuliah, seperti Jakarta dan Bandung, tapi dia tetap memilih UGM. Menurutnya, nilai yang dikembangkan UGM sama dengan di Palestina,” kata Sekretaris Eksekutif UGM, Drs. Djoko Moerdiyanto, M.A., kepada wartawan usai mendampingi Rektor menerima Dubes Palestina.