I-Lecture: Keutamaan-keutamaan bulan puasa (Ahad, 24 April 2015)

Review I-Lecture Jamaah Shalahuddin Ahad Pagi

Waktu                   : Ahad, 24 April 2015

Materi                  : Keutamaan-keutamaan bulan puasa.

Tidak terasa kurang dari sebulan lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan Ramdhan adalah bulan yang mulia, bulan dibukanya pintu-pintu surga. Adapun pada kali ini kita akan membahas mengenai keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan dan puasa itu sendiri.

Keutamaan berpuasa:

  1. Puasa merupakan ibadah yang balasannya tidak terbatas. Allah berhak melipat gandakan pahala puasa seseorang, karena Allah tidak memberi batasan secara langsung, karena Allah hanya mengatakan bahwa ganjaran dari ibadah adalah langsung dari Allah SWT. Selain itu bagi orang yang menjadi ahli berpuasa jua terdapat pintu khusus dalam surga yaitu Ar-rayan.
  1. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan. Seperti yang terdapat dalam hadis Rasulullah SAW:

للصائم فرحتان، فرحة عند فطره، وفرحة عند لقاء ربه read more

“Risaalah Ahl al–Sunnah wa al –Jamaa’ah : Fi Hadith al-Mawta wa Asyarat al-Sa’ah wa bayaan Mafhum al-Sunnah wa al-Bid’ah”

Risaalah Ahl al–Sunnah wa al –Jamaa’ah : Fi Hadith al-Mawta wa Asyarat al-Sa’ah wa bayaan Mafhum al-Sunnah wa al-Bid’ah

(Karya Hadlratus Syaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari)

Oleh

Desy Putri Ratnasari (Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM 1436 H/2015 M)

            K.H. M. Hasyim Asy’ari merupakan seorang tokoh ulama NU yang mempunyai pengaruh besar di masyarakat. Beliau meerupakan sosok Kyai fenomenal karena besarnya organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikannya. Nahdlatul Ulama didirikan sebagai Jam’iyah Diniyah Ijtima’iyah (organisasi keagamaan kemasyarakatan) untuk menjadi wadah perjuangan para ulama dan pengikutnya. Sebagai organisasi sosial keagamaan tentunya mempunyai landasan dan pegangan yang jelas sebagaimana tertuang dalam Qonun Asasi Jam’iyah Hadlratus Syaikh K.H Hasyim Asy’ari yaitu mengikuti Imam Al-Asy’ari dan Al-Maturidi dalam beraqidah, mengikuti salah satu dari empat madzhab dalam beribadah, sedangkan dalam bertasawwuf mengikuti Al-Imam Al-Junaidi dan Al-Imam Al-Ghozali –semoga Allaah SWT meridhai semuanya- read more

“HIKMAH MULTIDIMENSI ISRA MIS’RAJ”

HIKMAH MULTIDIMENSI ISRA MIS’RAJ

Oleh: Fakhirah Inayaturrobbani (Kajian Strategis JS UGM 1436 H/2015 M)

Peristiwa yang mengiringi Isra’dan Mi’raj.

Raut muka bersih nan bercahaya itu tampak berduka. Senyum yang terukir di wajahnya tak mampu menyembunyikan hatinya yang gundah. Pria dengan cahaya kenabian itu masuk ke dalam rumah mengucap salam, di dalam putrinya menyambut sang ayah dengan mata berkaca-kaca. Di atas kepalanya masih ada sisa-sisa tanah yang ditaburkan oleh orang tak waras di jalanan. Orang itu menghadang jalannya, kemudian menaburkan tanah diatas kepala pria mulia ini. read more

Etika Pendidikan Islam -K.H. Hasyim Asy’ari


Etika Pendidikan Islam
oleh Desy Putri R. (Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM)

Terjemah Kitab “Adabul ‘Alim wal Muta’alim” Karya Hadlratus Syaikh K.H Muhammad Hasyim Asy’ari rahimahullahu ta’ala

  1. Hasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh dari sekian banyak ulama’ besar di Indonesia. Biografi tentang kehidupan beliau telah banyak ditulis. Namun dari beberapa tulisan atau karya yang telah ada, terdapat satu hal yang menarik yang mungkin dapat digambarkan dengan kata sederhana, yaitu kata “pesantren”. Mengingat latar belakang beliau berasal dari keluarga santri dan hidup di pesantren sejak lahir. Beliau juga dididik dan tumbuh berkembang di lingkungan pesantren. Selain itu juga hampir seluruh kehidupan beliau dihabiskan di lingkungan pesantren. Bahkan sebagian besar waktu beliau dihabiskan untuk belajar dan mengajar di pesantren dan beliau juga banyak mengatur kegiatan yang sifatnya politik dari pesantren.

Salah satu karya beliau yang terpopuler dalam bidang pendidikan yaitu kitab Adabul ‘Alim wal Muta’alim. Secara umum, kitab ini menjelaskan tentang adab atau etika dalam menuntut ilmu dan menyampaikan ilmu. Dari penjelasan-penjelasan kitab Adabul ‘Alim wal Muta’alim menjadikan karakteristik dari pemikiran KH Hasyim Asy’ari yang mengarah pada tatanan ranah praktis dari Al Qur’an dan As sunnah. Selain itu menekankan pada nilai-nilai etika yang bernuansa sufistik, karena menurut KH Hasyim Asy’ari keutamaan menuntut ilmu dan keutamaan ilmu itu sendiri hanya dapat diraih dengan orang yang berhati suci dan bersih dari sifat mazmumah serta aspek ukhrowi. read more

Ustman, Sang Peletak Dasar Kekhalifahan Ustmani (1)

khalifah

Garis keturunan bani Ustmani bersambung pada kabilah Turkmaniyah, yang mana pada permulaan abad ketujuh Hijriyah atau bertepatan dengan abad ketiga belas masehi mendiami Kurdistan. Mereka berprofesi sebagai penggembala. Akibat serangan orang-orang Mongolia di bawah pimpinan Jengis Khan ke Irak dan wilayah-wilayah Asia Kecil, Sulaiman, kakek dari Ustman melakukan hijrah pada tahun 617 H/1220 M. Bersama-sama dengan kabilahnya, mereka beranjak meninggalkan Kurdistan menuju Anatolia.