28Apr/15

Islamic Lecture Edisi Mei 2015

Untitled-2Islamic Lecture Edisi Mei 2015

  1. Kajian Intensif: Islamic Lecture Kamis sore

“Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR.Bukhari no.6705, Ad Darimi no.1225)

Tema: “Sudah benarkah Sahalatku ?’

Pembicara: Ustadz Ibnu Alwan

Waktu : Kamis tanggal 7,14,21,28 Mei 2015

Pukul : 16.00-17.30 WIB

Tempat: Ruang Utama Masjid Kampus UGM

Free TAKJIL dan Buku “Tuntunan Shalat berdasar Al-Qur’an dan Hadits”

  1. Islamic Lecture “Tafsir Al-Qur’an” Ahad Pagi

Tema: Tafsir Al-Qur’an

Pembicara: Ustadz Ridwan Hamidi, Lc.,MA.,MPI (Ketua MIUMI Yogyakarta)

Waktu: Setiap Ahad pagi pukul 06.30-08.00 WIB read more

19Apr/15

i Lecture Ahad pagi: Tafsir Al- Mumtahanah : 10 oleh Ust. Ridwan Hamidi, Lc.

Catatan I-Lecture Ahad pagi

Ahad 19 April 2015

Ust. Ridwan Hamidi, Lc.

Tafsir Al- Mumtahanah : 10

 “Wahai orang-orang yang beriman jika datang kepada kalian wanita-wanita yang beriman, maka hendaklah kamu menguji keimanan mereka, Jika kalian mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman, mak jangan kembalikan waita-wanita tersebut kepada suami-suami mereka yang kafir Mereka tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka (wanita-wanita Mu’min) dan berikanlah suami-suami mereka mahar yang telah mereka bayar, dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya, dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu meminta mahar yang telah kamu bayar, dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah  mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya diantara kamu. Dan Allah maha mngetahui lagi  maha bijaksana.” read more

29Mar/15

i-Lecture: Tafsir Q.S Al-Isra ayat . Ust Abu Abdirrahman (Ahad, 29 Maret 2015)

Catatan Kajian I-Lecture

Ahad, 29 Maret 2015

Tafsir Q.S Al-Isra (Ayat – 1)

Ust Abu Abdirrahman

Ayat 1

Terjemah:

Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda, (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

Allah Swt. memulai surat ini dengan mengagungkan diri-Nya dan menggambarkan kebesaran peran-Nya, karena kekuasaan-Nya melampaui segala sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh seorang pun selain Dia sendiri. Maka tidak ada Tuhan selain Dia, dan tidak ada Rabb selain Dia. read more

17Mar/15

I-Lecture: Tafsir Al-Mumtahanah/ Mumtahinah ayat 8-9 Ust. Ridwan Hamidi, Lc. (15 Maret 2015 )

DSCN7477Catatan I-Lecture Jama’ah Shalahuddin UGM

Kajian Tafsir Ahad Pagi

Ahad, 15 Maret 2015

Tafsir Al-Mumtahanah/ Mumtahinah ayat 8-9

Ust. Ridwan Hamidi, Lc.

Ayat 8

 

Terjemahan

(8) Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Tafsir

Allah tidak melarang kalian berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama read more

30Apr/13

Keutamaan Ayat Kursi

ayatulkursi

Pada zaman Nabi, ada empat orang sahabat yang oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam dianjurkan agar belajar al-qur’an kepadanya. Salah satunya adalah sahabat Ubay ibnu Ka’ab radhiyallahu anhu, yang mana pemahaman beliau terhadap Al-qur’an sudah tidak diragukan lagi. Suatu hari Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam bertanya kepada beliau, “ayat apakah yang paling mulia didalam Al-qur’an?”. Pertanyaan ini jelas tidak mudah bagi Ubay bin Kaab, mengingat terdapat lebih dari enam ribu ayat di dalam Al-qur’an. Setelah beberapa saat, sahabat Ubay bin Ka’ab spontan menjawab “ayat yang paling mulia didalam Al-qur’an adalah ayat kursi”. Mendengar jawaban dari Ubay bin Ka’ab, Nabi pun menunjukan kebahagiaannya, dikarenakan pertanyaan beliau mampu dijawab dengan benar oleh sahabatnya. Rasulullah pun dengan bahagia menepuk dada Ubay bin Ka’ab lalu berkata “engkau telah menguasai ilmu Al-qur’an”.

02Agu/11

Sabar, Permata Kehidupan seorang Mukmin

hourglass

Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda,

Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu’min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Sekilas Tentang Hadits

Hadits ini merupakan hadits shahih dengan sanad sebagaimana di atas, melalui jalur Tsabit dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Suhaib dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh :

13Jan/11

Untukmu Para Pencari Ilmu

buku
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,[Q.S. Al-Baqarah:26]

26Jun/10

Pintu-Pintu Masuknya Syaitan

pintusyaitan

Sesuatu yang termulia pada diri manusia adalah hatinya. Hatilah yang bisa mengetahui Allah ta’ala. Pendorong terjadinya tindakan serta usaha, serta yang mengungkap apa yang ada di sisi-Nya. Sedangkan anggota tubuh hanya mengikuti dan melayaninya, laksana pelayan terhadap rajanya.

Adapun fitrah hati adalah menerima hidayah serta menerima nafsu dan syahwat. Kedua kecenderungan ini akan bergumul di dalam hati secara terus-menerus, laksana dua tentara yang saling bertikai, yakni tentara malaikat dan tentara syaitan, hingga akhirnya hati menerima salah satu di antara keduanya. Yang satu besemayam di dalam hati, sedangkan yang satunya lagi menyingkir karena kalah.Ibnul Qayyim mengatakan bahwa hati itu ibarat sebuah benteng, di atasnya terdapat pagar-pagar yang mengelilinginya, dan di atas pagar itu terdapat pintu-pintu. Pada pintu-pintu itu ada tempat-tempat yang retak atau pecah, di mana akal tinggal di dalamnya.

06Jun/10

Tafsir Surat Al Ma’arij Ayat ke 29 – 31

al-quran

Pada ayat ke 29 hingga 31 surat Al Ma’arij Allah ta’ala menceritakan kepada kita tentang salah satu sifat/karakteristik seorang Muslim yang memiliki rasa takut kepada Rabb-Nya. Sifat tersebut adalah berupaya untuk menahan diri dari perbuatan keji yang diharamkan-Nya dengan memelihara kemaluannya. Adapun perbuatan keji yang dimaksud adalah berzina dan semisalnya. Sifat ini merupakan sifat ke-6 yang disebutkan Allah ta’ala dalam surat Al Ma’arij mengenai sifat seorang Muslim yang merasa takut kepada-Nya. Perlu diketahui, bahwa rasa takut kepada Allah ta’ala adalah salah satu bentuk ibadah yang tidak terlalu diperhatikan oleh sebagian orang-orang mukmin, padahal hal itu menjadi dasar beribadah dengan benar. Allah Ta’ala berfirman, “Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kalian kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman”.(Ali ‘Imran 175).

28Mei/10

Ustman, Sang Peletak Dasar Kekhalifahan Ustmani (1)

khalifah

Garis keturunan bani Ustmani bersambung pada kabilah Turkmaniyah, yang mana pada permulaan abad ketujuh Hijriyah atau bertepatan dengan abad ketiga belas masehi mendiami Kurdistan. Mereka berprofesi sebagai penggembala. Akibat serangan orang-orang Mongolia di bawah pimpinan Jengis Khan ke Irak dan wilayah-wilayah Asia Kecil, Sulaiman, kakek dari Ustman melakukan hijrah pada tahun 617 H/1220 M. Bersama-sama dengan kabilahnya, mereka beranjak meninggalkan Kurdistan menuju Anatolia.