02Agu/11

Sabar, Permata Kehidupan seorang Mukmin

hourglass

Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda,

Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu’min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Sekilas Tentang Hadits

Hadits ini merupakan hadits shahih dengan sanad sebagaimana di atas, melalui jalur Tsabit dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Suhaib dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh :

13Jan/11

Untukmu Para Pencari Ilmu

buku
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,[Q.S. Al-Baqarah:26]

26Jun/10

Pintu-Pintu Masuknya Syaitan

pintusyaitan

Sesuatu yang termulia pada diri manusia adalah hatinya. Hatilah yang bisa mengetahui Allah ta’ala. Pendorong terjadinya tindakan serta usaha, serta yang mengungkap apa yang ada di sisi-Nya. Sedangkan anggota tubuh hanya mengikuti dan melayaninya, laksana pelayan terhadap rajanya.

Adapun fitrah hati adalah menerima hidayah serta menerima nafsu dan syahwat. Kedua kecenderungan ini akan bergumul di dalam hati secara terus-menerus, laksana dua tentara yang saling bertikai, yakni tentara malaikat dan tentara syaitan, hingga akhirnya hati menerima salah satu di antara keduanya. Yang satu besemayam di dalam hati, sedangkan yang satunya lagi menyingkir karena kalah.Ibnul Qayyim mengatakan bahwa hati itu ibarat sebuah benteng, di atasnya terdapat pagar-pagar yang mengelilinginya, dan di atas pagar itu terdapat pintu-pintu. Pada pintu-pintu itu ada tempat-tempat yang retak atau pecah, di mana akal tinggal di dalamnya.

06Jun/10

Tafsir Surat Al Ma’arij Ayat ke 29 – 31

al-quran

Pada ayat ke 29 hingga 31 surat Al Ma’arij Allah ta’ala menceritakan kepada kita tentang salah satu sifat/karakteristik seorang Muslim yang memiliki rasa takut kepada Rabb-Nya. Sifat tersebut adalah berupaya untuk menahan diri dari perbuatan keji yang diharamkan-Nya dengan memelihara kemaluannya. Adapun perbuatan keji yang dimaksud adalah berzina dan semisalnya. Sifat ini merupakan sifat ke-6 yang disebutkan Allah ta’ala dalam surat Al Ma’arij mengenai sifat seorang Muslim yang merasa takut kepada-Nya. Perlu diketahui, bahwa rasa takut kepada Allah ta’ala adalah salah satu bentuk ibadah yang tidak terlalu diperhatikan oleh sebagian orang-orang mukmin, padahal hal itu menjadi dasar beribadah dengan benar. Allah Ta’ala berfirman, “Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kalian kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman”.(Ali ‘Imran 175).

28Mei/10

Ustman, Sang Peletak Dasar Kekhalifahan Ustmani (1)

khalifah

Garis keturunan bani Ustmani bersambung pada kabilah Turkmaniyah, yang mana pada permulaan abad ketujuh Hijriyah atau bertepatan dengan abad ketiga belas masehi mendiami Kurdistan. Mereka berprofesi sebagai penggembala. Akibat serangan orang-orang Mongolia di bawah pimpinan Jengis Khan ke Irak dan wilayah-wilayah Asia Kecil, Sulaiman, kakek dari Ustman melakukan hijrah pada tahun 617 H/1220 M. Bersama-sama dengan kabilahnya, mereka beranjak meninggalkan Kurdistan menuju Anatolia.