Category Archives: Kirim Tulisan

Islam dan Nasionalisme

Pendahuluan

Pada akhir tahun 2016 lalu , bangsa Indonesia diwarnai dengan berbagai aksi yang terjadi di beberapa kota Indonesia seperti Yogyakarta, Padang, Bandung dan sebagainya. Aksi ini bermunculan ketika video Basuki Tjahya Purnama yang sedang berpidato di Kepulauan Seribu menjadi viral di sosial media. Dalam video tersebut yang diunggah oleh saudara Buni Yani pada tanggal 6 Oktober 2016 terlihat bahwa saat berpidato calon gubernur DKI Jakarta ini menyebut kata-kata yang berpotensi menimbulkan reaksi umat Islam karena dianggap sebuah penistaan terhadap alquran. Basuki Tjahya Purnama atau biasa disapa Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 tentang umat Islam dilarang mengangkat nasrani dan yahudi sebagai pemimpin, kasus tersebut diproses oleh Polri hingga akhirnya puncak aksi umat Islam terjadi pada 4 November 2016 atau yang dikenal dengan aksi 411 yang berawal di Masjid Istiqlal kemudian mobilisasi ke Istana Negara, aksi ini diikuti oleh sekitar 2 juta umat Islam dari seluruh Indonesia . Massa aksi memberi waktu 2 minggu kepada pihak berwajib agar segera menindaklanjuti kasus tersebut, batas waktu yang diberikan ternayata tidak memberi progres dari kasus penistaan sehingga aksi yang lebih besar terjadi pada 2 Desember 2016 dengan massa aksi sekitar 7 juta orang berkumpul memenuhi lapangan Monas hingga sepanjang jalan disekitarnya (news.liputan6.com, 2016). read more

Rekonstruksi Diri dalam Pergerakan Mahasiswa Muslim

Rekonstruksi Diri dalam Pergerakan Mahasiswa Muslim

Organisasi mahasiswa muslim selalu menarik perhatian untuk dibahas. Ikut bergabung di dalamnya merupakan salah satu penerapan gerakan dakwah Islam sebagaimana sesuai dengan dalil QS. As-Shaff, 61: 4 yang artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bagunan yang tersusun kokoh.” Artinya, sesuatu yang tersusun rapi dan sistematis akan menghasilkan hasil yang lebih baik, begitupun dalam dakwah. Sampai saat ini pula telah banyak tokoh besar negara yang lahir dari gerakan Islam, terkhusus tokoh-tokoh besar Republik Indonesia. read more

Pernikahan Bukan Hanya Sekedar Menyatukan Dua Rasa

Bukan Sekedar Menyatukan 2 Rasa, Melainkan Menyatukan 2 Rasa Untuk Visi yang Mengangkasa

Perjalanan kehidupan di muka bumi adalah perjalanan tentang mimpi, cinta dan kasih sayang antar manusia ,alam dan Tuhan. Cinta adalah sebuah ciptaan karya Tuhan yang tidak nampak oleh mata namun memiliki peran dan pengaruh yang besar dalam kehidupan realita. Berawal dari sebuah indahnya kasih sayang maka akan memunculkan inspirasi dan motivasi karya dalam diri seseorang. Perjalanan tapakan kaki seorang insan di atas bumi Allah tidak akan pernah mampu untuk lepas dari kehidupan sosial untuk saling berbagi. read more

Silaturahmi dan Diskusi Bersama Ibu Aliyah Baswedan

Press Rilis Silaturahmi dan Diskusi Bersama Ibu Aliyah Baswedan oleh Amin Septianigsih dan Hijjabul Muslimah (Departemen Kemuslimahan Jama’ah Shalahuddin 2016).

Alhamdulillahirrobbil’alamin atas kemudahan Allah SWT pada Hari Senin, 28 November 2016 telah terlaksana agenda silaturahim dan diskusi yang diikuti oleh 12 muslimah Jama’ah Shalahuddin bersama Ibu Aliyah Rasyid Baswedan yang merupakan Ibunda dari tokoh inspirasi Nasional dalam dunia pendidikan, Anis Baswedan. Agenda silaturahim dan diskusi dilaksanakan di rumah beliau yang beralamatkan di Gang Grompol Nomor 18 Jalan Kaliurang KM 5, Sleman. Agenda silaturahim dan diskusi yang diusung oleh Departemen Kemuslimahan Jama’ah Shalahuddin dan BKK ini berlangsung selama lebih dari 2 jam dengan nuansa tema diskusi “ Mempersiapkan Diri Menyongsong Peran Muslimah Strategis.” read more

Training With Alumni: “From Dream to Habit”

Training With Alumni: “From Dream to Habit”

Oleh : Riyanto

Biro Khusus Kaderisasi Jama’ah Shalahuddin 1437 H

Jama’ah Shalahuddin sebagai Unit Kerohanian Islam Universitas Gadjah Mada mendorong seluruh anggota untuk selalu berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik. Tidak hanya berprestasi, anggota juga dituntut untuk memiliki masa depan yang jelas. Hal ini sebagai perwujudan dari visi Jama’ah Shalahuddin, yaitu sebagai kontributor bagi terwujudnya intelektual muslim serta sebagai lembaga kemahasiswaan terbaik. read more