Catatan Shalahuddin adalah sebuah sub kategori yang fokus menampung pengalaman-pengalaman para anggota Shalahuddin yang beraneka rupa. Jangan lewatkan pengalaman-pengalaman seru mereka.

08Mar/13

Jilbabku, Kebanggaanku

muslimah

“Mengapa kamu memakai jilbab?”

Mari sejenak kita renungkan jawaban atas pertanyaan diatas. Jawaban anti dan muslimah lain mungkin bervariasi, ditentukan oleh niat yang terselip dalam hati saat mengenakan kain penutup aurat itu. Cukuplah sudah kita bergulat dengan pembahasan tentang hukum memakai jilbab. Pembahasan beserta kriterianya sudah termaktub dengan jelas dalam lembaran Al Qur’anul Kariim. Jilbab itu pilihan. Ya, pilihan untuk semakin mendekatkan diri dan meraih ridho-Nya.

05Mar/12

Sunnah Dalam Menentukan Pilihan

pilihan

Setiap manusia yang hidup di muka bumi ini, tak bisa dielakkan lagi bahwa dirinya pasti menjumpai yang namanya masalah. Sehingga terkadang dia harus menentukan satu pilihan solusi terbaik diantara pilihan-pilihan solusi yang ada. Bagi orang-orang jahiliyyah dahulu, mereka menentukan pilihan dengan cara menggunakan anak panah, burung dara, dan lain-lain. Yang mana jika ditinjau dari aspek ketauhidan, hal tersebut termasuk dalam perkara-perkara yang dapat merusak tauhid, dan bahkan termasuk kedalam mensekutukan Allah ta’ala. Sebagaimana firman Allah Ta’ala : “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah , adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”(Al maidah: 90)

Agama islam adalah agama rahmatan lil alamin, sehingga ketika melarang sesuatu, islam memberikan solusi terbaik yang membawa keberuntungan baik di dunia maupun di akherat. Dalam hal ini islam memberikan solusi berupa sholat istikharah, sebagaimana yang di ajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

22Jan/12

Mafahim Jama’ah Shalahuddin

js

(Pesan dari Alumni Jama’ah Shalahuddin tentang identitas JS)

Pak Haryanto, Direktur Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada, yang merupakan alumni Jama’ah Shalahuddin UGM, bercerita mengenai identitas Jama’ah Shalahuddin kepada para pengurus Jama’ah Shalahuddin 1431 H/2010 M, pada saat para pengurus tersebut melakukan silaturahim pada awal bulan Maret 2010. Saya adalah salah satu pengurus yang hadir dalam pertemuan tersebut. Beliau menceritakan asal mula dibentuknya Jama’ah Shalahuddin yang kemudian membentuk identitas Jama’ah Shalahuddin yang harus dipertahankan hingga kapan pun. Bahwasanya, saat itu- era 1976an- , kondisi perpolitikan di Indonesia sangtalah panas. Panas ini yang dilihat oleh para pendiri JS – Muslich Zainal Asikin, dkk.- adalah adanya politik tendenisus yang berlebihan oleh gerakan-gerakan mahasiswa saat itu, seperti PMII, HMI, dan GMNI. Poltik Tendenisus ini sampai berdampak kepada ranah-ranah akademik. Pak Haryanto menceritakan, dahulu jika ada mahasiswa yang memiliki afiliasi ke HMI sedangkan asisten dosennya adalah aktivis GMNI, maka nilai sang mahasiswa tersebut akan dikurangi, sebaliknya jika sama-sama dari GMNI, maka nilainya dibaguskan. Contoh lain, ketika ada aktivis GMNI yang sholat, maka langsung dicurigai, ”lah, kamu jadi anak HMI ya?”. nah hingga sebegitunya.

19Jan/12

Pengemban Dakwah Islam yang Seharusnya

dakwah2

Umat Islam tidak akan terbelakang atau mengalami kemunduran dari posisi kepemimpinannya atas dunia ketika tetap berpegang teguh terhadap agamanya. Kemunduran umat islam akan tampak ketika mereka mulai meremehkan dan meninggalkan ajaran agamanya, serta membiarkan prinsip pemikiran-pemikiran libealistik-sekularistik bercokol di benak umat islam. Alhasil, keterjajahan, kehinaan, penindasan, keterendahan harga diri, hingga masalah keterbelakangan pendidikan dan kesejahteraan, menjangkit pada tubuh umat islam dewasa ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengembalikan posisi umat islam dengan menumbuhkan dakwah islam yang berorientasi pada pembentukan qiyadah fikriyah islamiyah atau kepemimpinan berfikir islami. Pembentukan qiyadah fikriyah islam ini adalah dalam rangka mengembalikan kebangkitan umat Islam, karena hanya dengan mabda islam sajalah kebangkitan yang hakiki itu akan terwujud.

07Jan/12

Kami Tunggu Kedatangan Kalian !

jihad

Kini, ditengah-tengah terpuruknya umat Islam di bumi ini, dan kemunduran umat ini kita saksikan di setiap langkah kaki kita berpijak. Benar kata Rasulullah SAW, suatu saat nanti Islam di akhir zaman diantara orang-orang kafir bagaikan makanan yang berada disebuah wadah yang diperebutkan oleh orang-orang yang kelaparan. Dan begitu juga umat Islam sendiri bagaikan buih dilautan, banyak tetapi tidak berdaya. Di bumi jihad palestina kita menyaksiakn sendiri bagaimana kaum kafir zionis la’natullah ‘alaihim jami’an yang penduduknya hanya segelintir orang mampu menyiksa, merampas dan membunuh di tengah-tengah bangsa arab yang mayoritas kaum Muslimin.