02Mei/17

​2 Mei dan Segala yang Tak Lagi Seru

Oleh: Ahmad Naufal Azizi
Departemen Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM
2 Mei akan tetap seperti ini.

Ia datang sebentar, membeberkan wacana pendidikan yang lebih baik, boleh jadi muncul aksi di satu-dua tempat, lantas kemudian pergi -hilang tanpa ada pemaknaan berarti.
Tahun depan?

2 Mei boleh jadi datang lagi. Ya tentu dengan rutinitas sama seperti hari ini. Bahkan, ketika dunia hendak kiamat sekalipun, 2 Mei akan tetap jadi hiburan simbolik belaka. Sampai kapanpun, ketika kepentingan pendidikan masih berdasar sekat almamater dan kepentingan organisasi masing-masing, sampai saat itu pula perjuangan akan pendidikan yang lebih baik akan berakhir mengecewakan.
2 Mei akan tetap seperti ini. read more

27Mei/15

“M. Natsir: Sang Ulama, Pemikir, dan Politisi”

MENYELAMI BIOGRAFI MUHAMMAD NATSIR

Oleh

Juliana (Kajian Strategis, Jama’ah Shalahuddin UGM 1436 H/2015 M)

Siapa yang tidak kenal dengan Muhammad Natsir?

Beliau adalah salah satu tokoh muslim yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Indonesia yang telah menorehkan tinta emas dalam catatan sejarah bangsa. Namanya terkenal dan diakui baik di kancah nasional maupun internasional. Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin partai politik Masyumi, dan tokoh Islam terkemuka. Di kancah internasional, ia pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim se-Dunia (World Muslim Congress) dan ketua Dewan Masjid se-Dunia. (Saiful Falah, Rindu Pendidikan dan Kepemimpinan M. Natsir, 2012, hal 46). read more

26Mei/15

“Minority Existence in The Back of Andaman Sea: Who is Responsible ?”

Raka Nur Wijayanto

-Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM 1436 H/2015 M-

“The United Nations has long characterized the Rohingya Muslims as one of the world’s most persecuted minorities. By way of background, anti-Rohingya and anti-Muslim sentiment has long tainted the state’s political and social spheres.

More recently, escalating violence has not only exasperated the humanitarian crises confronting the Rohingya Muslims, but it also threatens to undermine the Burmese transition from one-party military rule to democratic governance.” read more

15Mei/15

Refleksi Jum’at Edisi III: ”Ukhuwah Islamiyyah”

Refleksi Jum’at Edisi III: ”Ukhuwah Islamiyyah”

Oleh Najmi Wahyughifary

(Kajian Strategis JS UGM 1435 H/2015 M)

Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya kaum Mukmin itu bersaudara. (QS al-Hujurât [49]: 10).

Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa persaudaraan antar kaum Mukmin adalah dalam hal dîn dan kehormatan, bukan dalam nasab. Karena itu, persaudaraan dalam dîn lebih kokoh dibandingkan dengan persaudaraan dalam nasab. Sebab, persaudaraan nasab dapat terputus dengan perbedaan dîn, sedangkan persaudaraan dîn tidak pernah terputus dengan perbedaan nasab.

Lebih jauh, Allah SWT memerintahkan kepada kaum Muslim untuk bersatu. Allah SWT berfirman: read more

21Apr/15

“Perda Miras Dalam Sorotan”

Perda Miras Dalam Sorotan

Rilis Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM 1436 H/2015 M

Perda Miras bukanlah sebuah isu baru. Pada tahun 2012 lalu, Kemendagri, Gamawan Fauzi, berencana untuk membatalkan Perda Miras (tentang pengawasan dan pengendalian minuman berakohol) karena dianggap bersebarangan dengan Kepres nomor 3 tahun 1997 (nasional.kompas.com, 12/1/2012). Wacana tersebut secara langsung mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan, seperti MUI Pusat dan Daerah, Ormas Islam bahkan masyarakat.

Dukungan kuat terhadap pengadaan regulasi bahkan pelarangan Perda Miras bukan tidak beralasan. Tingginya kasus kematian dan kriminalitas akibat miras sudah jamak diketahui. Gerakan Anti Minuman Keras (Genam) yang dikomandani Fahira Idris, melansir setidaknya 18.000 orang meninggal akibat miras (sp.beritasatu.com, 17/4). Sementara itu, WHO merilis 2,5 juta orang di dunia tewas disebakan oleh minuman beralcohol (National Council on Alcoholism and Drugs Dependence.Inc, https://ncadd.org, 17/4) .

Kemendag pada akhirnya menerbitkan (SK) Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.6/M-DAG/PER/1/2015 pada Kamis (16/4) lalu, yang berisi larangan menjual minuman keras golongan A di minimarket seluruh Indonesia

21Apr/15

“Islam Memandang Pembangunan Kota”

“Islam Memandang Pembangunan Kota”
Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM 1436 H/2015 M

         Yogyakarta adalah kota istimewa. Dan merupakan kota yang masih mempertahankan sistem kerajaan di Indonesia. Di setiap zamannya Yogyakarta telah mengalami perubahan yang sangat banyak, baik itu yang disukai maupun tidak disukai. Di mulai dari Sri Sultan Hamengku Buwono I hingga Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pada abad 21 ini pun mengalami banyak perubahan.

Melihat pada tahun 2014 ini, banyak perubahan suasana di Yogyakarta itu sendiri, seperti munculnya gedung – gedung hotel, gedung – gedung apartemen, mall – mall, dan lain – lain. Di kemunculan itu menuai banyak tanggapan dari masyarakat, baik yang menerima maupun yang menolak. Adapun mereka yang menerima menyambut baik dengan adanya hal tersebut. Karena mereka menganggap akan bermanfaat bagi mereka yang menerima saja. Sedangkan yang menolak mereka beranggapan bahwa akan mengganggu lingkungan mereka di karenakan banyak hal yang akan hilang dari mereka, salah satunya yakni akan berkurasnya kapasitas air.

11Des/12

Paradigma Dakwah Kampus

dakwah kampus

“Hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan ada goal dan resikonya. Jalani hidupmu dan hadapi resikonya”. Dakwah adalah salah satu pilihan hidup. Setiap orang dapat memilih untuk hidup bersamanya atau dibersamainya atau bahkan jauh darinya. Konsekuensi dari seseorang memilih jalan dakwah sudah barang tentu Allah akan memberikan syurga yang nikmatnya tiada terkira, selama apa yang dia lakukan berawal dengan niat yang baik, dengan cara yang baik pula ia lakukan. Karena dakwah itu agung, pekerjaan yang mulia. Ia adalah jalan hidup yang dipilih oleh kekasih Allah, para Rasul dan para sahabat. Akan tetapi dalam track perjalanannya, tentunya tidak semulus yang dibayangkan. Dakwah itu panjang, dakwah itu berliku dan penuh dengan onak duri. Kadang seseorang mendapat kesenangan didalamnya, tapi sering kali mendapatkan kepahitan bersamanya. Kenapa dakwah itu pahit, karena syurga itu manis. Ya.. Itulah pilihan hidup. Jalani hidupmu dan hadapi resikonya. Semua ada goalnya masing-masing kawan, dan dakwah akan bermuara kepada syurga bagi para penggiatnya.

11Des/11

Sebuah Analisis Globalisasi: “(Re)interpretasi Gerakan Islam”

globalization

Dalam KBBI, globalisasi (arus global) diartikan proses masuknya ke ruang lingkup dunia.Agaknya definisi ini masih terlalu umum dan memiliki berbagai definisi turunan, yang bisa jadi salah satu dari definisi turunan tersebut terlampau jauh dari makna induknya. Sehingga diperlukan penelusuran lebih jauh tentang terminology globalisasi ini. Sampai saat ini, asal istilah globalisasi masih menjadi bahan perdebatan. Frank (1998) menyebutkan bahwa istilah globalisasi pertama kali muncul saat terjalinnya perdagangan antara Peradaban Lembah Indus (bagian barat daya India) dengan Sumer (bagian selatan Mesopotamia) 3000 tahun sebelum masehi[1]. Zaman keemasan Islam (750-1255 M) merupakan tahap awal yang juga penting dari globalisasi ini, karena memang pada masa rentang masa itu Islamlah yang memberikan kontribusi terbesar di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya bagi dunia.

04Apr/11

Kepemimpinan, Islam dan Indonesia

leader

-sebuah refleksi pemikiran dan harapan akan kejayaan Islam di negeri ini-

Fakta Sejarah

Dimulai dengan sebuah peristiwa fathul makkah sebuah ekskalasi pasukan besar-besaran pada masanya dan berujung pada penaklukan kota mekkah, tanpa ada tumpah setetes pun. Kemudian Islam semakin menyebar keluar jazirah arab, menggetarkan bangsa romawi yang gagah, menyentuh kota Andalusia yang mempesona. Islam menunjukkan bahwa sebagai sebuah ideologi yang kokoh, Islam dapat memimpin. Tidak hanya dalam sekejap mata, tapi tercatat tidak kurang dari seribu tahun dan lebih dari seperempat wilayah dunia, yang hidup makmur di bawah kepemimpinan Islam. read more

14Mei/10

Anggota DPR RI Ngegemesin Dech!!

dpr-ri

Melihat polah tingkah para wakil rakyat akhir-akhir ini memang semakin lucu dan menggemaskan. Bagaimana tidak? Kerja belum beres,.malah emang ga pernah beres kali ya?! Tapi udah minta ini, minta itu.. hmm… Isu yang sedang hangat dibicarakan adalah rencana pembangunan gedung DPR di Senayan yang dianggarkan 1,8 triliyun. Isu tentang anggaran fantastis ini memang belum merupakan suatu hal yang pasti,namun hal yang perlu diperhatikan adalah urgensi dari pembangunan gedung yang katanya sudah miring 7 derajat itu. 7 derajat??? Apa sih yang perlu dikhawatirkan. Mereka,yang menyebut dirinya wakil rakyat terkesan begitu lebay menanggapi kemiringan gedung yang hanya 7 derajat itu.