Category Archives: Rilis Sikap

RILIS: Melawan Ketakutan yang Berlebihan – Tentang JS, RDK, dan Masjid Kampus UGM

Oleh: Kiki Dwi Setiabudi (Ketua Jama’ah Shalahuddin UGM 1439 H)

Co-Author: Departemen Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM

Melawan Phobia di Atas Mimbar Akademik
Dalam bidang hukum khususnya, reformasi 1998 telah mengilhami adanya amandemen dalam sistem perundang-undangan Indonesia -tak lain dan tak bukan dalam rangka menghapuskan sentralisasi kekuatan politik dengan pembatasan hak prerogratif lembaga eksekutif, reformasi birokrasi, penghapusan dwifungsi angkatan bersenjata, reduksi produk hukum yang diskriminatif,
serta penghidupan nilai-nilai hak asasi manusia dalam konstitusi negara. read more

RILIS SIKAP: Pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem serta Klaim Al-Quds sebagai Ibukota Israel

“Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.” (QS. Al-Maidah: 21)

Kronologi Singkat
Sejak keputusan Donald Trump (Presiden Amerika Serikat) pada 6 Desember 2017 lalu yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibukota Zionis Israel, banjir kecaman dari berbagai penjuru dunia tidak dapat dibendung. Aksi penolakan bergulir dari tingkat mahasiswa, masyarakat umum, maupun negara-negara yang berlawanan dengan Amerika Serikat. Bahkan, dalam sidang darurat Majelis Umum PBB pada 21 Desember lalu, sebanyak 128 negara mendukung resolusi yang menolak keputusan Trump yang provokatif ini. read more

RILIS FDK UGM: Tragedi Teror Bom di Surabaya

Kronologi Teror Bom di Surabaya
Indonesia kini kembali berduka. Aksi yang mengancam stabilitas kehidupan masyarakat di negara ini, kembali terjadi kemarin pagi. Masyarakat Kota Surabaya khususnya, harus membayar luka dan duka yang begitu berat. Kali ini bukan hanya satu, tetapi tiga ledakan bom bunuh diri sekaligus meneror Kota Surabaya pada Ahad pagi, 13 Mei kemarin. Diawali oleh ledakan pertama
di Gereja Katholik Santa Maria Tak Bercela pada pukul 6.30 WIB, disusul 45 menit kemudian ledakan terjadi di GKI Diponegoro, dan terakhir di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Arjuna. Bukan hanya pelaku, ketiga ledakan ini menyebabkan sebanyak 11 korban jiwa melayang dan sebanyak 40 jiwa lainnya menderita luka-luka. Kejadian tersebut kemudian disusul dengan ledakan bom di Sidoarjo pada malam harinya serta di Markas Kepolisian Resor Kota Besar
Surabaya keesokan paginya. read more

RILIS: Sikap dan Solidaritas Untuk Ghouta

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya”
(HR Muslim no 2669 dan Ahmad II/252, 352)

Kronologi
Duka terulang lagi, seperti di Aleppo beberapa waktu lalu. Duka menjadi latar yang benar-benar sedang terjadi di Ghouta Timur. Lewat sejumlah gambar yang direkam penduduk dan tim medis di sana, Ghouta menunjukkan imaji yang mengoyak hati siapapun yang menyimaknya. Gambar jasad keluarga dengan lima anak dikeluarkan dari balik runtuhan. Si bayi yang digendong berlarian menjauh dari runtuhan. Anak-anak yang terbaring lemas di ranjang ambulance dengan wajah penuh luka. Serta gambar-gambar kehancuran masif pasca-serangan udara yang jatuh di Ghouta Timur satu minggu terakhir.[1] read more

PRESS RELEASE Analisis dan sikap Jamaah Shalahuddin dalam menanggapi krisis kemanusiaan dan upaya genosida terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar

“Barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.” (QS.al-Ma’idah:32)

Penyuaraan terhadap hak asasi manusia (HAM) sedang gencar disuarakan di seluruh dunia belakangan ini. Namun, belum lama ini pelanggaran HAM besar-besaran berupa pembantaian etnis (genosida) terjadi di Myanmar.Yakni, pembantaian besar-besaran terhadap etnis rohingya. Genosida ini merupakan bentuk pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan harus segera dihentikan. Konflik pembantaian etnis tersebut pada awalnya hanyalah sebatas kebijakan pemerintah yang sempat tidak mengakui etnis rohingya sebagai bagian dari warga negara myanmar, kebijakan tersebut memicu banyak permasalahan salah satunya yakni penyerangan militer terhadap etnis rohingya. Penyerangan dan pembantaian etnis yang telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi penyebab utama kemarahan umat islam dan umat lain di seluruh dunia terhadap pemerintah myanmar . read more

Pernyataan Sikap JS “TERORISME DAN PENANGGULANGANNYA DI INDONESIA”

‘Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ (T.Q.S. Al-Maidah [5] : 8)

 

PERNYATAAN SIKAP JAMA’AH SHALAHUDDIN

33/HK.10.1d/Kastrat/JS/IV/2016

TENTANG TERORISME DAN PENANGGULANGANNYA DI INDONESIA read more

X