26Jul/16

Menakar Indeks Kota Islami

oleh Fakhirah Inayaturrobbani (Staf Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin 1437H)

Lagi!

Penelitian yang berusaha mengukur tingkat keislaman suatu daerah, baik itu negara maupun kota, telah dirilis dan berhasil menyentil umat Islam. Penelitian yang terbaru kali ini dilakukan oleh Maarif Institute yang mana berusaha memetakan tingkat keislaman dari 29 kota di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan: Yogyakarta, Denpasar, dan Bandung mendapat tiga nilai tertinggi  sebagai kota yang paling Islami (ketiga kota mendapatkan nilai 80,64 nilai IKI) (Maarif Institute, 2016). read more

04Jun/16

Pawai Ramadhan Antar Kampus: Sarana Edukasi Ramadhan untuk Masyarakat Jogja

Oleh Gustanika Hera Afififah

(Komisi A FSLDK DIY / Tim Direktorat Nasional Jama’ah Shalahuddin)

Rabu, 3 Juni kemarin, KM Nol–ujung Jalan Malioboro–menjadi saksi diadakannya tarhib Ramadhan oleh Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Daerah Istimewa Yogyakarta. Tarhib Ramadhan ini diawali pawai dengan starting point depan gedung DPRD DIY. Lalu berjalan ke selatan menuju KM Nol. Jalan Malioboro pun terasa semakin ramai karena banyak pejalan kaki yang turut menyaksikan pawai ini.

Pukul dua siang pawai diberangkatkan hingga KM Nol. Terik matahari tidak menyurutkan langkah pegiat dakwah kampus se-Jogja. Setelah dibuka oleh MC dan tilawah, orasi disampaikan oleh perwakilan FSLDK dan beberapa LDK. Segenap massa yang ikut turut membagikan amunisi baik selebaran kegiatan ramadhan di kampus masing-masing, jadwal imsakiyah, bunga, juga minuman kepada warga sekitar. Seketika KM Nol terlihat begitu putih oleh dresscode yang dikenakan para aktivis dakwah kampus ini. Agenda tarhib Ramadhan yang diikuti massa sejumlah 64 orang itu pun dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap oleh FSLDK DIY yang meliputi 7 poin, yaitu: read more

12Mei/16

Aleppo Membara: Saatnya Umat Bersatu

Oleh Khusnul Khotimah

Satu pekan telah berlalu pasca serangan udara 27 April 2016 oleh Rezim Assad dan anteknya Rusia yang menyasar wilayah Aleppo, Suriah. Alih-alih mengatakan, jika serangan ini ditujukan kepada kelompok oposisi, tetapi justru serangan ini diluncurkan kepada masyarakat sipil, yang menyasar ke pasar-pasar, apartemen dan rumah sakit anak-anak. Akibatnya sekitar 400 orang lebih mengalami luka-luka dan 200 orang lebih lainnya meninggal dunia. Bukan hanya itu, tempat tinggal, rumah sakit, pasar dan stasiun juga mengalami kerusakan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah islam salat Jumat dihentikan, karena khawatir akan menjadi sasaran serangan selanjutnya.
Sungguh ironis, di tengah-tengah kondisi yang seperti ini, justru negeri-negeri muslim baik di Timur tengah maupun di seluruh dunia, termasuk Indonesia tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan mereka. Di manakah letak ukhuwah kita? Bukankan kita umat Islam adalah satu? Seperti sabda Rasulullah SAW: read more

10Mei/16

Menautkan Hati di Senja yang Redup

Oleh Ima Kusumawati, Manajer Dosha 1437 H

Waktu menunjukkan pukul 06.30. Seseorang telah berpakaian rapi menuntun motor menuju halaman rumah. Dari belakang diikuti sesosok gadis kecil yang menggunakan jilbab putih, berbaju putih, dan memakai rok panjang warna merah. Sang ibu melambaikan tangan tanda melepaskan suami dan anaknya untuk beraktivitas pagi ini. Suasana pagi yang masih sedikit berkabut menambah kesejukan kampung ini. Para petani sudah berinteraksi dengan lumpur di sawah. Bapak/Ibu guru sudah berdiri di depan gerbang sekolah menyambut anak-anak didiknya. Di pasar sudah ramai para pedagang dan pembeli saling menawar untuk mendapatkan barang yang ingin dibeli. Suasana ini saya rasakan di kampung saya. Setiap pagi hingga menjelang senja tiba, semua orang tengah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. read more

07Mei/16

Ketidakadilan Penanggulangan Terorisme di Indonesia

Di Indonesia, isu terorisme merupakan salah satu isu yang senantiasa mendapat sorotan masyarakat. Di samping dampak terorisme yang merugikan banyak pihak, di sisi lain pemerintah dan media massa kerap melakukan framing yang tidak tepat berupa stigma negatif terhadap umat Islam. Stigmatisasi teroris dan umat muslim perlu dihilangkan sesegera mungkin. Menyikapi hal tersebut, Jamaah Shalahuddin bekerja sama dengan berbagai aliansi mahasiswa muslim di Yogyakarta, Kamis (5/5) kemarin  mengadakan diskusi publik bertajuk “Menyikapi Secara Adil Pembarantasan Terorisme di Indonesia. Ada lima pembicara yang mengisi diskusi publik di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. read more