05Apr/10

Tafsir Surat An Nuur 39 – 40

al-quran

Surat An Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyah. Dinamai An Nuur yang berarti Cahaya, diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat ke 35. Dalam ayat ini, Allah menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Al Quran yang mengandung petunjuk-petunjuk bagi dan rahmat seluruh alam. Arti dari Surat An-Nuur ayat 39 sebagai berikut “Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya”. Dalam ayat ini Allah mengisahkan kisah orang-orang kafir terkait dengan amal perbuat yang mereka kerjakan selama di dunia. Allah menggunakan metode amtsal yang berarti permisalan dalam menyampaikan ayat ini. Syekh Natsar Asy-Sa’di menuliskan “Hadzani matsalani”, yang artinya yaitu “ini adalah 2 permisalan (tentang orang-orang kafir)”.

02Apr/10

Bedah Buku “Api Sejarah II”

api sejarah

Distorsi sejarah merupakan hal yang lumrah terjadi. Satu dan lain pihak seringkali didiskreditkan atau bahkan dihilangkan perannya dalam catatan sejarah. Peran penguasa yang berkepentingan pada masanya seolah menjadi penentu bagaimana catatan sejarah itu diungkapkan. Sejarah dicap subjektif, yang penulisannya bergantung pada rezim yang berkuasa.

02Apr/10

Tafsir Surat Al-Ma’arij 5

al-quran

Pada ayat ke 5, Allah berfirman, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” Kita semua mengetahui bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari salah satu dari dua keadaan, yaitu ketika manusia diberi nikmat serta diberikan hal-hal yang menyenangkan oleh Allah subhanallahuwata’ala, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersyukur. Atau ketika manusia diberi ujian dan cobaan, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersabar. Tidak ada kehidupan manusia yang lepas dari salah satu dari dua keadaan ini. Karena kedua keadaan ini terus silih berganti. Tidak ada di dunia ini manusia yang hidupnya selalu mendapatkan hal-hal yang tidak menyenangkan seumur hidup dan tidak pernah mendapat kenikmatan serta kebahagiaan. Begitupun sebaliknya, tidak ada manusia yang mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya tanpa ada hal-hal yang tidak menyenangkan. Pilihannya hanya salah satu dari dua keadaan tersebut.

02Apr/10

Time

waktu

06.30, Pagi yang cerah,

Agak berat memang membuka mata di pagi ini, meskipun tadi sempet terbangun tuk shalat shubuh tapi badan ini kembali tergeletak tak berdaya setelahnya.

Aku bingung ingin melakukan apa saja pagi ini. Padahal kemarin begitu banyak agenda yang harus aku ingin selesaikan seakan-akan ingin menambah waktu yang hanya 24 jam menjadi 30 atau bahkan 50 jam sehari.

24Mar/10

Tafsir Surat Al-Ma’arij 1-4

al-quran

Surat Al-Ma’arij termasuk surat ke 70 dalam Al-Quran dan berada pada juz ke 29 serta terdiri dari 44 ayat. Surat Al-Ma’arij dalam tafsir Dzadul Masir karya Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi dinamakan juga dengan nama Sa’ala saailun yang berarti “Seseorang yang bertanya”. Nama tersebut diambil dari kata pertama dari ayat pertama pada Surat Al-Ma’arij. Akan tetapi, nama yang lebih populer adalah Al-Ma’arij yang merupakan bentuk jamak dari kata Ma’raj dan juga bisa diartikan sebagai tangga atau tempat naik.

21Mar/10

Ta’arudh

Sering kali ketika kita membaca atau menelaah suatu dalil berupa ayat-ayat dalam al qur’an maupun berkaitan dengan hadits-hadits shahih yang datang dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam terdapat hal-hal yang secara lahiriah terkesan memiliki makna yang bertentangan antara satu ayat dengan ayat lain dalam surat yang berbeda, antara satu ayat dengan dhahir hadits shahih yang datang dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang sebenarnya ketika kita mau memahami sedikit tentang ayat atau hadits tersebut sebenarnya tidaklah terdapat perbedaan seperti yang kita pahami. Insya Allah dalam kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit tentang ta’arudh (pertentangan).

DefinisiTa’arudh secara bahasa yakni Saling berhadapan (لتقابل ) dan saling menghalangi (التمانع). Sedangkan secara istilah makna ta’arud adalah “Saling berhadapannya dua dalil dari sisi salah satunya menyelisihi yang lain.”

03Mar/10

Kedatangan Obama ke Indonesia adalah Pintu Bencana bagi Bangsa Ini

Barak Obama

Pada pertengahan Maret, namun waktu pastinya masih dirahasiakan oleh gedung putih, Presiden AS, Barrack Obama, akan berkunjung ke Indonesia. Kunjungan ini adalah merupakan kunjungan pertama Obama selaku Presiden AS dan merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang telah diawali Hillary Clinton, awal 2009 lalu.

Seperti yang dikatakan oleh Dino Patti Jalal, Staf Khusus Kepresidenan, bahwasanya Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan secara resmi meluncurkan US-Indonesia Comprehensive Partnership, sebuah inisiatif di mana Amerika Serikat akan memperluas dan memperkuat hubungan dengan Indonesia untuk menangani isu-isu regional dan global. “Kami ingin ini menjadi hubungan yang lebih komprehensif, yang meliputi bidang-bidang seperti energi, lingkungan, kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan, investasi, orang-ke-orang kontak dan banyak lainnya,” katanya.

28Feb/10

Tafsir Surat Al Haaqqah 38-43

al-quran

Pada surat Al Haaqqah ayat ke 38 serta ke-39, Allah berfirman, “Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.” Ada beberapa pendapat dari para ulama mengenai tafsir ayat tersebut, khususnya mengenai kalimat “apa yan{jcomments on}g kamu lihat dan yang tidak kalian lihat.” Adapun pendapat yang ada tidak saling bertentangan, sebaliknya pendapat-pendapat yang ada tersebut saling melengkapi dan dapat menyebutkan contohnya masing-masing. Pendapat yang tidak saling bertentangan dan bertolak belakang ini disebut sebagai ikhtilaf tanawu’.

Dalam tafsir karya Imam as Salaby disebutkan beberapa pendapat mengenai makna dari ayat yang telah disebutkan di atas. Pendapat-pendapat tersebut adalah sebagai berikut:

19Feb/10

Merajut Ukhuwah? JS Goes To Sundak

pantai-sundak

Sabtu 6 Februari 2010, termasuk hari yang spesial bagi para anggota keluarga besar Jamaah Shalahudin. Kenapa? Perlu diketahui bahwa JS teramat jarang melaksanakan kegiatan rikhlah lintas departemen. Oleh karenanya, hari ke 6 bulan Februari kemarin, PH JS menyelenggarakan rikhlah akbar ke Pantai Sundak, Kemadang Kidul, Tanjungsari, Wonosari, Gunung Kidul. Rihlah ini diikuti 33 anggota JS lintas departemen, dengan 14 akhwat, 19 ikhwan.

14Feb/10

Memory yang Hampir Terhapus (Sebuah Kenangan akan RDK 1430 H)

Dengarlah wahai angin, pertengkaran kecil yang penuh senyuman mempertaruhkan keberadaanmu di hari esok. Mereka tak menghiraukan lagi bisikanmu yang hanya kan menambah berat mata ini tuk melihat kenyataan dunia yang sebenarnya dan menghambat laju electron tuk melewati selubung myelin lalu merangkainya menjadi bayangan dunia damba. Mereka juga tak menggubris panggilan lembut tumpukan spons dan bantal yang mengajak mereka tuk berkunjung ke alam mimpi, menikmati keindahannya, dan menyelami sungai khayalnya. Aku kasihan melihat sang  pena, tampak ia sangat kelelahan menjadi budak jemari yang terus memaksanya menari diatas lembaran-lembaran kertas putih penuh goresan kecil. Terkadang ia mengalami hentakan kuat agar darah hitamnya yang sempat terhenti kembali dapat merekam sejarah senja itu.