14Feb/10

Memory yang Hampir Terhapus (Sebuah Kenangan akan RDK 1430 H)

Dengarlah wahai angin, pertengkaran kecil yang penuh senyuman mempertaruhkan keberadaanmu di hari esok. Mereka tak menghiraukan lagi bisikanmu yang hanya kan menambah berat mata ini tuk melihat kenyataan dunia yang sebenarnya dan menghambat laju electron tuk melewati selubung myelin lalu merangkainya menjadi bayangan dunia damba. Mereka juga tak menggubris panggilan lembut tumpukan spons dan bantal yang mengajak mereka tuk berkunjung ke alam mimpi, menikmati keindahannya, dan menyelami sungai khayalnya. Aku kasihan melihat sang  pena, tampak ia sangat kelelahan menjadi budak jemari yang terus memaksanya menari diatas lembaran-lembaran kertas putih penuh goresan kecil. Terkadang ia mengalami hentakan kuat agar darah hitamnya yang sempat terhenti kembali dapat merekam sejarah senja itu.

07Feb/10

Palestina Berencana Tingkatkan Pengiriman Mahasiswa ke UGM

UGM

Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D., menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi, Senin (8/2) di Ruang Rektor. Dalam kunjungan tersebut Dubes Palestina menegaskan Palestina akan terus menambah dan mengirim mahasiswanya untuk berkuliah di UGM.

“Dubes Palestina akan mengirim mahasiswa ke Indonesia. Menurutnya, banyak pilihan tempat kuliah, seperti Jakarta dan Bandung, tapi dia tetap memilih UGM. Menurutnya, nilai yang dikembangkan UGM sama dengan di Palestina,” kata Sekretaris Eksekutif UGM, Drs. Djoko Moerdiyanto, M.A., kepada wartawan usai mendampingi Rektor menerima Dubes Palestina.

07Feb/10

Pemuda dan Hari Jum’at

shalat-jumat

Di antara hal yang sangat memprihatinkan yaitu adanya sebuah kenyataan yang kita saksikan dari segolongan pemuda yang tidak memiliki kepedulian terhadap waktu, khususnya waktu-waktu yang utama. Padahal mereka mengetahui dengan baik bahwasanya hidup itu pendek meskipun panjang. Kesenangan itu akan sirna meskipun abadi. Sehat akan digantikan oleh sakit, dan masa muda akan digantikan masa tua.

Di antara waktu-waktu utama yang sering diremehkan oleh sebagian pemuda adalah hari Jum’at yang Allah subhanahu wata’ala telah menunjukkan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kepadanya dan membiarkan umat-umat terdahulu tanpa petunjuk untuk menggapainya. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang hendaknya dapat dilakukan oleh para pemuda untuk mengisi hari Jum’at:

28Jan/10

Letupan Wirausaha Tanpa Batas

kerjasama

Kabar gembira bagi para mahasiswa yang mempedulikan kemiskinan di Indonesia. Pemerintah akhirnya mencanangkan program kredit usaha untuk para sarjana. Para mahasiswa yang baru saja lulus, dapat meperoleh modal usaha dengan syarat ijazah kelulusan sebagai jaminannya. Ini merupakan suatu langkah positif pemerintah yang perlu diapresiasi dan ditindaklanjuti oleh para mahasiswa. Karena, masalah kemiskinan tidak akan terselesaikan tanpa diimbangi dengan bertambahnya jumlah pengusaha baru. Para mahasiswa yang terkenal dengan letupan-letupan idealismenya perlu menyikapi masalah kemiskinan ini dengan menjadi pengusaha sebagai alternatif solusi pewujudan cita-cita Undang-Undang Dasar 1945, yaitu memajukan kesejahteraan umum. Ada beberapa potensi manfaat yang dapat dihasilkan ketika program ini dapat berjalan dengan baik.

17Jan/10

Noda Kemaksiatan

nodamaksiat

Sebuah renungan bagi kita yang terlalu sering bermaksiat kepada Allah ‘azza wa jalla dibanding ta’at kepadaNya. Pernahkah kita berfikir ketika kita melewati tempat penimbunan sampah, kita pasti mencium bau yang tidak sedap, kemudian secara reflex kita menutup hidung dengan tangan atau sapu tangan. Jika ada dari kita yang mengatakan, “Saya tidak mencium bau yang tidak sedap itu” maka, orang yang mendengarnya akan mengatakan bahwa hidung anda sedang tidak sehat, bisa jadi mungkin terkena flu atau penyakit lainnya.

17Jan/10

Pengurus Baru Jamaah Shalahuddin 1431 Hijriyah

js

Setelah hampir 8 hari dewan formatur Jamaah Shalahuddin melakukan syuro, akhirnya pada hari selasa, 11 Januari 2010 terbentuk struktur kepengurusan Jamaah Shalahuddin 1431 Hijriyah yang baru. Ada sedikit warna berbeda dalam struktur kepengurusan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Diantaranya adalah dengan dimasukkannya pusat komunikasi Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Intra Kampus (Puskom FSLDIK). Juga dimunculkannya kembali tim ekonomi serta tim FSLDK yang pada tahun sebelumnya sempat ditiadakan. Tim FSLDK ini sebelumnya tergabung ke dalam Departemen Ekstern. Adapun tim ekonomi merupakan pengganti Badan Usaha Mandiri. Divisi media yang sempat tergabung bersama ivisi pengkajian dan pewacanaan di dalam Departemen Media dan Opini akhirnya dipisah.