18Apr/10

Tafsir Surat Al-Baqarah 218

al-quran

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Didalam ayat ini Allah menjelaskan tentang 3 sifat yang termasuk dalam tanda-tanda kebahagiaan yang akan diperoleh seseorang. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Nashiruddin as-Sa’di bahwa tiga sifat ini yang terdapat pada ayat tersebut adalah Iman, Hijrah dan Jihad. Iman mennurut bahasa adalah Tashdiq (Pembenaran) atau dalam arti sehari-hari berarti percaya tetapi dalam bahasa Arab berarti Tashdiq (pembenaran dalam hati) bukan hanya percaya saja. Sehingga Allah mengisahkan atas apa yng diucapkan saudara-saudara Yusuf ‘alaihissalam. Ketika saudaranya itu mengajak nabi Yusuf untuk perjalanan dengan tujuan mencelakai Yusuf karena cemburu atas kasih sayang bapaknya terhadap yusuf ‘alaihissalam.

05Apr/10

Kunjungan Gamais ITB ke Jamaah Shalahuddin UGM

gamais

Jumat – Sabtu, tanggal 2 – 3 April 2010 Jamaah Shalahuddin UGM kembali menerima kunjungan istimewa dari teman-teman Gamais ITB. Kedatangan mereka dalam rangka menjalin silaturahim ke Lembaga Dakwah Kampus di Solo serta Yogyakarta, khususnya UNS serta UGM. Rombongan dari Gamais sendiri berjumlah 60 orang, dengan rincian 40 ikhwan serta 20 akhwat. Rombongan tiba di sekretariat Jamaah Shalahuddin pada hari Jumat pukul 22.00 WIB dengan memakai bis. Sebanyak 40 ikhwan Gamais bermalam di sekretariat JS mengingat kapasitas ruangan yang dimiliki relatif besar. Sedangkan untuk akhwat sendiri bermalam di pondok pesantren putri Daarus Shalihat yang relatif dekat dengan kampus UGM.

05Apr/10

Tafsir Surat An Nuur 39 – 40

al-quran

Surat An Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyah. Dinamai An Nuur yang berarti Cahaya, diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat ke 35. Dalam ayat ini, Allah menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Al Quran yang mengandung petunjuk-petunjuk bagi dan rahmat seluruh alam. Arti dari Surat An-Nuur ayat 39 sebagai berikut “Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya”. Dalam ayat ini Allah mengisahkan kisah orang-orang kafir terkait dengan amal perbuat yang mereka kerjakan selama di dunia. Allah menggunakan metode amtsal yang berarti permisalan dalam menyampaikan ayat ini. Syekh Natsar Asy-Sa’di menuliskan “Hadzani matsalani”, yang artinya yaitu “ini adalah 2 permisalan (tentang orang-orang kafir)”.

02Apr/10

Bedah Buku “Api Sejarah II”

api sejarah

Distorsi sejarah merupakan hal yang lumrah terjadi. Satu dan lain pihak seringkali didiskreditkan atau bahkan dihilangkan perannya dalam catatan sejarah. Peran penguasa yang berkepentingan pada masanya seolah menjadi penentu bagaimana catatan sejarah itu diungkapkan. Sejarah dicap subjektif, yang penulisannya bergantung pada rezim yang berkuasa.

02Apr/10

Tafsir Surat Al-Ma’arij 5

al-quran

Pada ayat ke 5, Allah berfirman, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” Kita semua mengetahui bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari salah satu dari dua keadaan, yaitu ketika manusia diberi nikmat serta diberikan hal-hal yang menyenangkan oleh Allah subhanallahuwata’ala, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersyukur. Atau ketika manusia diberi ujian dan cobaan, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersabar. Tidak ada kehidupan manusia yang lepas dari salah satu dari dua keadaan ini. Karena kedua keadaan ini terus silih berganti. Tidak ada di dunia ini manusia yang hidupnya selalu mendapatkan hal-hal yang tidak menyenangkan seumur hidup dan tidak pernah mendapat kenikmatan serta kebahagiaan. Begitupun sebaliknya, tidak ada manusia yang mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya tanpa ada hal-hal yang tidak menyenangkan. Pilihannya hanya salah satu dari dua keadaan tersebut.