Ketua Jama’ah Shalahuddin Bukan Tumbal Sejarah

Oleh: Abdullah Arif (Filsafat 2011)

Ketua Jama’ah Shalahuddin 1435 H

Menjadi ketua Jama’ah Shalahuddin adalah suatu hal yang berat. Engkau akan dikenakan beban sejarah masa lalu yang tidak ringan. Engkau juga akan dikenakan beban masa depan yang jauh lebih tidak ringan.

Sedetik saja, setelah engkau mengucapkan sumpah, sudah puluhan orang berniat berbicara kepadamu untuk mengungkapkan ide-idenya demi untuk membangun “peradaban”.

Seni Menikmati Ujian Sakit

nikmat-Sakit

Seringkali manusia lalai dengan nikmat Alloh berupa sehat. Manusia sering lalai dengan sesuatu yang tak terasa menempel pada dirinya, termasuk sehat, nikmat yang keberadaannya sering tak dirasakan manusia. Padahal ia (sehat) melekat pada jasad yang aktivitasnya padat merayap. Sampai-sampai baru bisa merasakan nikmatnya tubuh kuat ketika sakit menggantikan sehat. Begitulah hidup, keberadaannya selalu berpasangan, ada sehat maka ada sakit. “sepandai-pandainya tupai melompat, ia pasti akan jatuh juga”. Sekuat-kuatnya manusia, ia tetaplah manusia yang memiliki titik lemah, pada saatnya ia akan jatuh sakit juga. Sakit datang ketika imunitas tubuh menurun sehingga sumber penyakit yang sejatinya sudah menempel di dalam tubuh mudah menyerang dan merusak kekebalan. read more