Bincang Media “Optimalisasi Peran Media Lembaga Dakwah”

BINCANG MEDIA

“OPTIMALISASI PERAN MEDIA LEMBAGA DAKWAH”

Hari, Tanggal : Jumat, 19 Juni 2020

Waktu            : 20.00 WIB – 21.30 WIB

Tempat           : Grup WhatsApp

Acara             : Bincang Media

Narasumber   : Firman Islami (Kepala Syiar Media Gamais ITB 2020)

RINGKASAN HASIL DISKUSI:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

1.Media adalah substansi yang menjadi power bagi lembaga dakwah kampus di tengah kondisi pandemi saat ini yang mengharuskan kita semua untuk membatasi kegiatan atau aktivitas secara langsung (luring), namun tetap mampu mensyiarkan dakwah secara daring melalui multimedia yang dimiliki oleh masing-masing LDK

2.Why it matters?

    • External impact
    1. New knowledge
    2. New Insight
    3. New Life
    4. “Ga sengaja” jadi baik

melalui aktivitas kita saat membuka media setiap harinya, kita akan mendapat insight, & perspektif baru, bisa buruk/baik dari berbagai hal yang kita lihat & dengar tersebut, dan tak jarang konten-konten yang kita lihat secara tidak sengaja mampu menjadi jalan pembuka bagi kebaikan untuk kita saat itu dan di kemudian hari.

    • Internal impact
    1. Menjadi ladang pahala
    2. Menjadi agen penyebar kebaikan
    3. Sebagai ladang belajar (e.g. belajar menulis, membuat konten, berbagi, )

Sekecil apapun kontribusi kita terhadap syiar kebaikan di berbagai media (sebagai graphic designer, content writer, admin OA, atau pihak yang turut andil menyebarkannya dsb.), insyaAllah ada ganjaran pahala dari sisi Allah SWT.

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun,  niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. Al Zalzalah:7)

Maka, dakwah media itu penting tidak hanya untuk menyelamatkan Islam, tapi juga untuk menyelamatkan diri kita setelah ketika meninggal dunia (amal jariyah yang kita tanam melalui kontribusi kita dalam syiar dakwah di media)

3. Optimalisasi, bukan sekadar tentang menghasilkan sesuatu berdasarkan kuantitas, namun tentang menghasilkan sesuatu yang kita harapkan. Maka, diperlukan Analisis SWOT yang jelas dari awal

    • Internal
    1. Manajemen tim (e.g. mengetahui kualitas & kapasitas tim, sehingga tahu metode yang harus dilakukan agar lebih mudah dalam proses syiar melalui media nanti) g. menyediakan stock desain dan guide design yang bisa memudahkan siapa saja dalam tim tersebut untuk turut andil berkarya
    2. Arahan yang jelas (bukan sekadar melempar ide atau memberikan tugas pada anggota tim, tapi usahakan sudah ada gambaran kasar/detail mengenai ide yang kita ajukan)
    • Eksternal
    1. Mampu menempatkan posisi kita di tengah netizen dengan tepat, dan mampu memaksimalkan peluang yang ada

   4.Hal-hal penting yang sering terlupakan:

    • Purpose, labelling: jangan melupakan purpose atau spesialisasi yang sudah ditetapkan oleh Lembaga kita sendiri. Fokus pada itu, tidak harus memaksakan untuk dapat mengemas semua aspek diluar spesialisasi Lembaga
    • Target: disesuaikan dengan market pasar
    • Relevansi: aktual, disesuaikan dengan isu yang sedang masif diperbincangkan oleh khalayak
    • Informatif & ramah mata: perhatikan aspek visual, disamping aspek konten/informasi yang disampaikan
    • Pembuat cerita paham gaya storynya: memahami karakter masing-masing anggota tim, sehingga memudahkan pembagian jobdesk sesuai dengan kebutuhan konten
    • Kuantitas untuk Kualitas: untuk awalan bisa difokuskan memperbanyak kuantitas, sehingga kumpulan konten yang telah dibuat, nantinya bisa menjadi sampel untuk bahan riset dan evaluasi pada konten berikutnya untuk mencapai kualitas yang lebih baik
    • Bangun interaksi dengan massa: interaktif dengan netizen (e.g. melalui story, membalas komentar, membalas DM, dsb.) bila perlu tentukan pula karakter masing- masing admin OA yang dimiliki, sehingga bisa menjadi branding tersendiri untuk organisasi atau Lembaga

Yuk, jangan setengah-setengah untuk dakwah. Maksimalkan potensi yang kalian miliki. InsyaAllah akan ada balasan terbaik untuk setiap usaha & kontribusi kalian dalam syiar dakwah! Kalian pasti bisa!

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…” (QS. Al Baqarah:286)

    5. Note:

    • Lakukan analisis SWOT untuk tahu lebih dalam karakter tim dan target dakwahmu
    • Jangan cepat puas dengan hasil yang sudah dibuat oleh segelintir pihak, tapi usahakan bahwa makin banyak pihak yang mampu turut berkarya dalam syiar media
    • Berikan kesan terbaik yang tulus untuk orang lain

Sesi QnA

1. Menggunakan software/aplikasi ilegal dalam berkarya?

A: Usahakan menggunakan software/aplikasi yang memang sudah legal (open source/free access), atau dengan cara seperti yang dijelaskan pada poin Optimalisasi Internal, dengan menyediakan stock desain dan guide design yang dapat memudahkan siapa saja untuk dapat berkarya dengan software yang mereka miliki. Jika masih asing/belum terbiasa dengan software yang legal maka kuncinya, latihan & belajar.

2.Bagaimana mengemas konten yang cenderung “islami” agar mampu diterima oleh khalayak umum, dan tidak membosankan?

A: Validasi market, ketahui cara pikir atau tipikal target kita seperti apa? Sesuaikan karakter konten kita dengan tipe target. Ikuti trend yang tengah masif diperbincangkan, lalu distransformasikan pada konten kita agar tetap segar.

3.Bagaimana jika kita sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam tim memberikan arahan mengenai ide yang kita ingin lakukan, bukankah hal tersebut justru membuat anggota tidak terlatih untuk merancang sendiri konten-konten di kemudian hari?

A: Perlu diluruskan bahwa yang kita berikan adalah dalam bentuk gambaran kasar/umum, sehingga tetap memberikan ruang bagi teman-teman yang lain untuk berinovasi terhadap ide yang kita berikan. Perhatikan juga timing yang pas saat melempar ide, agar diskusi bisa berlangsung antar anggota tim.

…Pembelajar adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari orang sebodoh apapun. Sedangkan orang yang tidak mau belajar adalah orang yang tidak mau mengambil pelajaran dari orang sepintar apapun. 

Semoga kita semua istiqomah untuk menjadi sebaik-baik pembelajar, & menjadi manusia yang bermanfaat di manapun kita berada.

Terima kasih telah mengikuti Bincang Media kali ini. Notulis mewakili LDK JS UGM, Tim Media Center JS UGM, dan rekan panitia memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan acara kali ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sragen, 20 Juni 2020

Notulis,

Ummu Kultsum Nur Isnaini

Media Center LDK JS UGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.