Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Kabar Terkini
  • Kabar JS

Kolaborasi dengan MediAction, JS Selenggarakan Sosialisasi Kesehatan di Panti Asuhan Darun Najah

  • Kabar JS, Kabar Terkini, Kabar UGM
  • 28 Oktober 2023, 18.47
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

Yogyakarta – BSO Sosial Masyarakat Jamaah Shalahuddin dan MediAction menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan dan sanitasi bertajuk Aksi Kesehatan Masyarakat (ASKESMAS) yang di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Darun Najah, Maguwoharjo, Yogyakarta pada Minggu (22/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya sanitasi dan kesehatan kepada anak-anak panti asuhan serta memberikan bantuan berupa alat kesehatan P3K.

Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh anak-anak panti asuhan. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia, Nahwa Nurul Izzati dan Ketua Jama’ah Shalahuddin, Indra Oktafian Hidayat. Mereka menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini akan memberikan manfaat besar bagi anak-anak panti asuhan dan masyarakat setempat.

Sosialisasi kesehatan dan sanitasi menjadi fokus utama kegiatan ini. Sosialisasi disampaikan oleh perwakilan MediAction, Hurin Aghnia. Anak-anak panti asuhan diberikan pengetahuan tentang pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan tindakan-tindakan pencegahan penyakit.

Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan alat-alat kesehatan P3K kepada Panti Asuhan Darun Najah oleh Manajer BSO Sosial Kemasyarakatan, Marisa Fatwa. P3K ini harapannya akan memberikan manfaat untuk mendukung keperluan medis di pondok pesantren tersebut dan dapat digunakan dalam situasi darurat.

Harapannya, kegiatan ini tidak dilaksanakan sekali, tetapi berkelanjutan dengan topik-topik berbeda ke depannya. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak Panti Asuhan Darun Najah.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada