Menjadikan Sholat Selalu Hidup dalam Kehidupan Kita

Menjadikan Sholat Selalu Hidup dalam Kehidupan Kita

Kajian Tazkiyatun Nafs oleh Ust. Drs.Syatori Abdurrouf

Wajah kehidupan manusia di dalam sholat dan di luar sholat seringkali berbeda. Wajah dalam sholat adalah wajah ketaatan karena tidak bisa melakukan pelanggaran dalam sholat. Perumpamaan lain, banyak orang berkeinginan meninggal saat sedang sholat, sedangkan takut bila meninggal ketika beraktifitas di luar sholat karena ketika sedang sholat kita memakai wajah ketaatan. Mengapa wajah di luar dan dalam sholat bisa berbeda? Pertanyaan tersebut ada kaitannya dengan bagaimana kita sholat. read more

Q.S Muhammad Ayat 33

8 Maret 2020

Notula: Fadhlurrahman Yusuf Fardan

Catatan Kajian Ahad Pagi

Pemateri: Ustadz Ridwan Hamidi, Lc., M.A.

Muhammad: 33

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْٓااَطِيْعُوااللّٰهَوَاَطِيْعُواالرَّسُوْلَوَلَاتُبْطِلُوْٓااَعْمَالَكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan segala amalmu.”

Pembahasan ayat ini dimulai dari isi perintah yang pertama, yakni atii’u Allaah wa atii’u ar-rasuul. Ayat ini tidak menggunakan ati’u Allah wa ar-rasul yang sebenarnya bermakna sama. Namun kata ati’u sengaja diulangi. Salah satu hikmah diulangnya kata ati’u adalah penekanan bahwasanya beriman kepada Allah harus dilengkapi dengan kepatuhan yang sungguh-sungguh pada syariat yang dibawa oleh Rasulullah. Selain itu, ayat ini juga menegaskan bahwa hadits Rasul berfungsi sebagai pelengkap Al-Qur’an. Ketika ada hukum yang belum dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur’an, maka hadits Rasul yang melengkapinya. read more

Menyelami Makna Hidup di Kedalaman Lautan Shalat

Kajian Tazkiyatun Nafs

Pemateri : Ustadz Drs. Syatori Abdurrouf

Waktu : Kamis, 27 Februari 2020

Tempat : Masjid Kampus UGM

Makna Hidup di Kedalaman Lautan Shalat

Makna hidup berkaitan dengan tazkiyatun nafs. Salah satu manfaat orang yang menjalani tazkiyatun nafs adalah merasakan hidupnya bermakna. Allah menciptakan apa pun di dunia ini pasti ada maknanya, sehat ada maknanya, sakit juga memiliki makna. Seseorang yang dapat menemukan makna di setiap kejadian, maka kegagalan dan cacian yang ia terima bukanlah masalah baginya. Inti kegagalan hidup manusia adalah ketika manusia tidak dapat lagi menemukan makna hidup. Bila sudah menemukan makna hidup, hidup akan terasa mudah dan indah. Sesuatu yang tadinya pahit akan terasa manis dan yang didapati hanyalah kebaikan. read more

Mengenal dari Nada Bicaranya: Kajian Tafsir Q.S Muhammad Ayat 30-31

Pemateri         : Ustadz Ridwan Hamidi, Lc., MA.

Waktu             : Ahad, 23 Februari 2020

Tempat            : Masjid Kampus UGM

Ngaji Tafsir Surah Muhammad Dari Ayat 30

Sebelum masuk kepada pembahasan tafsir Q.S Muhammad Ayat 30, korelasi pembahasan pada ayat-ayat sebelumnya berkaitan dengan Allah akan menghapus amalan orang-orang yang menimbulkan kemurkaan dan membenci keridaan Allah SWT, hal tersebut dijelaskan dalam Q.S Muhammad ayat 29 yang berbunyi:

”yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya; sebab itu Allah menghapus amal mereka”   read more

Diskursus ISIS di Era Demokrasi

Oleh: Yusufshid

Ada WNI yang gabung ISIS. Mereka membakar paspornya. Tapi kemudian mereka bertaubat. Mereka ingin kembali ke Indonesia. Negara bukan tuhan yang bisa mengetahui isi hati manusia. Yang Negara harus lakukan adalah berusaha memastikan (pertaubatan)-nya. Kemudian memberikan hak-hak warga negara seadil-adilnya.

Seharusnya, sikap Negara kepada Rakyat itu sama seperti sikap Ibu kepada Anaknya. Menyayangi semuanya, tanpa membeda-bedakan.Namun, wajar jika ada sebagian warga Indonesia menolak pemulangan WNI Eks ISIS ke tanah airnya. Hal itu sebagaimana seorang anak protes ke Ibunya, menolak saudaranya yang nakal pulang ke rumah. Anak itu menolak saudaranya pulang karena, pertama dia takut dinakali oleh saudaranya, kedua karena dia ingin Ibunya memberikan reward kepada dirinya yang taat, dan menghukum saudaranya yang nakal.Namun, wajarnya seorang Ibu, ia tetap ingin seluruh anaknya berkumpul di rumah. Ibu yang bijak pasti akan memulangkan anaknya, membinanya agar menjadi baik dan menyayangi saudaranya. Ibu yang bijak juga pasti berusaha memahamkan anaknya yang penurut. Bahwa orang yang nakal itu juga saudaranya. Ibu sayang semuanya. Ibunya hanya mau berusaha bersikap adil.  Tidak membedakan satu sama lain. read more