Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • JS Menulis
  • Catatan Shalahuddin

Get To Know Archive #2 – Kegiatan-Kegiatan Unik RDK Tahun ’80-an sampai Tahun ‘90-an

  • Catatan Shalahuddin, JS Menulis, Kabar JS, Kabar Terkini, Kajian
  • 6 Juli 2023, 22.24
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

Jama’ah Shalahuddin tidak lepas dari kegiatan Ramadhan di Kampus (RDK) yang merupakan kegiatan rutinan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan. Kegiatan-kegiatan RDK sangat beragam dan setiap tahunnya memiliki karakteristik dan tema yang berbeda-beda. 

Mari kita lihat kilas balik kegiatan RDK pada tahun 1980-an sampai tahun 1990-an dan ada beberapa kegiatan RDK yang digolongkan unik karena kegiatan ini hanya terjadi di waktu tertentu dan tempat tertentu. Kita dapat melihat kegiatan-kegiatan yang tergolong unik tersebut melalui arsip-arsip foto Jama’ah Shalahuddin, antara lain :

Kegiatan Puitisasi Al Qur’an RDK Tahun 1404 H/1984

Kegiatan puitisasi Al Quran merupakan salah satu lomba RDK 1404 H yang dilaksanakan pada tahun 1984. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dimeriahkan untuk mensyiarkan kitab Al Qur’an melalui karya sastra agar lebih menarik.

Pameran Seni Budaya Islam RDK Tahun 1405 H/1985

Pameran seni budaya Islam merupakan salah satu rangkaian kegiatan RDK 1405 H yang diselenggarakan pada tahun 1985 di Taman Budaya Yogyakarta. Pameran ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai budaya islam pada khalayak masyarakat.

Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD Tahun 1408 H/1988

Lomba Cerdas cermat tingkat SD ini dilaksanakan pada 4 Mei 1988. Lomba ini diikuti oleh anak Sekolah Dasar di Yogyakarta. Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan islam pada anak-anak Sekolah Dasar.

Lomba Pidato Tingkat SLTP RDK Tahun 1408 H/1988

Lomba pidato dengan tema “Menggali potensi diri menuju ridho Ilahi” tingkat SLTP/SMP merupakan rangkaian kegiatan RDK. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpidato anak SLTP di Yogyakarta.

Kuliah Menjelang Pernikahan III Tahun 1409 H/1989

Kuliah pernikahan dengan tema “Keluarga Sakinah Sebagai Wadah Pembentukan Generasi Berkualitas” ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan RDK 1409 H yang bertujuan untuk memberikan ilmu pra-nikah pada mahasiswa supaya lebih mempersiapkan diri menjelang pernikahan. 

 

Bina Keluarga Muslim Jamaah Shalahuddin RDK Tahun 1410 H/1990

Kegiatan Bina Keluarga Muslim merupakan kegiatan seminar tentang pembinaan keluarga muslim. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 -11 April 1990. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk membangun kapasitas dan kemampuan anggota-anggota Jama’ah Shalahuddin.

Pesantren Komputer : Seminar Perkembangan Teknologi Komputer Tahun 1414 H/1994

Pesantren Komputer VIII merupakan kegiatan seminar tentang perkembangan teknologi komputer yang dilaksanakan pada tahun 1994 dan termasuk dalam rangkaian kegiatan Ramadhan di Kampus 1414 H. Kegiatan ini dahulu diselenggarakan di laboratorium referensi UGM. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan civitas akademik tentang ilmu teknologi komputer.

 

 

 

 

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada