Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • Kabar Terkini
  • Kabar JS

Rawat Keberagaman, UGM Segera Rampungkan Kawasan Kerohanian

  • Kabar JS, Kabar Terkini, Kabar UGM
  • 26 Oktober 2023, 12.29
  • Oleh : Indra Oktafian Hidayat
Yogyakarta – Pada Rabu, 25 Oktober 2023, Sekretariat Bersama Kerohanian Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa UGM (Sekber Kerohanian Forkom UKM UGM) mengadakan pertemuan penting dengan Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi, M.Hum di Pusat Studi Pancasila UGM. Pertemuan tersebut membahas pengelolaan kawasan kerohanian di UGM yang akan segera rampung pembangunannya pada pertengahan November.
 
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan UKM Kerohanian, termasuk Jama’ah Shalahuddin, Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD), Unit Kerohanian Kristen (UKK), Misa Kampus, dan Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis). Ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa kawasan kerohanian yang akan segera diresmikan di UGM dapat dikelola dengan baik.
 
Pembangunan Kawasan Kerohanian
Pembangunan kawasan kerohanian di UGM telah menjadi proyek besar yang mendapat dukungan penuh dari pihak universitas. Kawasan ini akan segera menyelesaikan tahap konstruksi dan diharapkan akan difungsikan mulai akhir tahun ini. Kawasan kerohanian ini akan menjadi rumah bagi berbagai tempat ibadah, yaitu Gereja Kristen Protestan, Gereja Kristen Katholik, Vihara, Klenteng, dan Pura. Adapun Masjid tidak dibangun di kawasan ini karena sebelumnya UGM sudah mempunyai dua masjid yaitu Masjid Kampus UGM dan Mardliyah Islamic Center (MIC).
 
Pengelolaan Kawasan Kerohanian oleh UKM
Dalam pertemuan ini, Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi, M.Hum, menekankan pentingnya pengelolaan kawasan kerohanian dengan baik dan rapi. UKM Kerohanian, yang telah lama menjadi bagian integral dari kehidupan mahasiswa UGM, diberikan tanggung jawab untuk mengelola dan memakmurkan tempat ibadah masing-masing yang ada di kawasan tersebut. Akan tetapi, dalam hal pengelolaan seperti pemeliharaan, pengaturan jadwal ibadah, dan hal-hal teknis lainnya harapannya terdapat pengelolanya sendiri. UKM Kerohanian di sini berfungsi sebagai pemakmur dan penyemarak kegiatan di tempat-tempat ibadah tersebut.
 
Keharmonisan dalam Beribadah
Pengelolaan kawasan kerohanian ini merupakan langkah penting menuju keharmonisan dalam beribadah di lingkungan kampus. Dengan kolaborasi antara UKM Kerohanian dan pihak universitas, diharapkan kawasan ini akan menjadi tempat yang ramah dan mendukung bagi mahasiswa dan staf dalam menjalankan praktik ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
 
Pertemuan ini mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung kebebasan beragama dan toleransi dalam lingkungan kampus, serta menggarisbawahi pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Diharapkan kawasan kerohanian ini akan menjadi contoh bagi universitas lain dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama di lingkungan kampus.
 
Pengelolaan kawasan kerohanian yang berkelanjutan akan menjadi fokus utama UKM Kerohanian UGM, dengan harapan bahwa tempat-tempat ibadah di kawasan ini akan menjadi tempat yang membawa kedamaian, kerukunan, dan kebersamaan bagi seluruh sivitas akademika UGM.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Jama'ah Shalahuddin