Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • Uncategorized

Yuk Kirimkan Semangat Untuk Egi!

  • Uncategorized
  • 26 November 2018, 22.11
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

Bismillah, Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Egi Candra adalah mahasiswa Fisika UGM 2017, dan merupakan anggota aktif di Jama’ah Shalahuddin UGM, Keluarga Muslim Fakultas MIPA UGM, serta Forsalamm UGM. Qadarallah saudara kita ini saat ini sedang dirawat di Malaysia dan menjalani operasi tumor otak pada hari Sabtu, 10 November 2018.

Hasil diagnosis CT SCAN yang dilakukan di RSUP Sardjito menunjukkan ada sesuatu yang tumbuh di otak kanannya dan menyebar. Ada dua kemungkinan, kelainan pembuluh darah atau tumor otak. Dari dokter tidak ada obatnya karena termasuk penyakit langka. Secara medis hanya bisa melalui operasi dengan 3 kemungkinan: kematian, pertumbuhan sesuatu itu akan berhenti, perubahan psikomotorik.

Biaya operasi yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 288 juta. Alhamdulillah saat ini sudah dibantu oleh seorang dokter di sana sebesar Rp 100 juta, sehingga masih kekurangan biaya Rp 100 juta.

Latar belakang keluarga Egi adalah wiraswasta. Ibu Egi ialah ibu rumah tangga dan Egi adalah anak paling sulung dari 3 bersaudara. Adik bungsu Egi adalah anak autis yang harus dijaga oleh orangtuanya. MasyaAllah, keluarga yang luar biasa sabar dalam menghadapi musibah.

? Egi sangat butuh doa dari ikhwah (saudara) semua. Kalau memungkinkan di setiap agenda dan sholat kita, mohon didoakan khusus terkait Egi agar segera diangkat penyakitnya dan kita semua dapat memetik hikmah dari apa yang terjadi.

? Bagi teman-teman yang juga ingin memberikan ta’awun (bantuan), bisa disalurkan melalui rekening:

Bank Syariah Mandiri: 7575777559 an. BIC Peduli Bencana,

dengan menambahkan kode 001 di belakang nominal (misal: 100.001)

Setelah dikirimkan bisa langsung konfirmasi ke narahubung yang tertera di bawah dengan format: SemangatUntukEgi_nama_nominal, harap disertakan bukti transfer.

? Jika butuh informasi lebih silakan hubungi narahubung : 087870134956 (Ilyas)

Jazakumullahu Khairan. Semoga Allah selalu limpahkan keberkahan atas hari-hari kita. Allah menyukai seorang muslim yang membantu saudara, karena seorang muslim dengan muslim lainnya bagaikan satu tubuh.

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

(Pesan ini disampaikan oleh Jama’ah Shalahuddin UGM, Forum Dakwah Kampus (FDK) UGM, Keluarga Muslim Fakultas MIPA (KMFM) UGM, dan Forum Silaturrahmi Mahasiswa Muslim (Forsalamm) UGM)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada