Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • Kabar Terkini
  • Kabar JS

Kunjungan Gamais ITB ke Jamaah Shalahuddin UGM

  • Kabar JS, Kabar Terkini
  • 5 April 2010, 12.21
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

gamais

Jumat – Sabtu, tanggal 2 – 3 April 2010 Jamaah Shalahuddin UGM kembali menerima kunjungan istimewa dari teman-teman Gamais ITB. Kedatangan mereka dalam rangka menjalin silaturahim ke Lembaga Dakwah Kampus di Solo serta Yogyakarta, khususnya UNS serta UGM. Rombongan dari Gamais sendiri berjumlah 60 orang, dengan rincian 40 ikhwan serta 20 akhwat. Rombongan tiba di sekretariat Jamaah Shalahuddin pada hari Jumat pukul 22.00 WIB dengan memakai bis. Sebanyak 40 ikhwan Gamais bermalam di sekretariat JS mengingat kapasitas ruangan yang dimiliki relatif besar. Sedangkan untuk akhwat sendiri bermalam di pondok pesantren putri Daarus Shalihat yang relatif dekat dengan kampus UGM.

Pagi harinya acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai kondisi/perkembangan dakwah kampus di ITB serta UGM yang dibawakan oleh ketua LDK masing-masing. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi diskusi tiap bidang. Menjelang dhuhur, acara diakhiri dengan sesi penukaran cinderamata dari JS maupun Gamais. Adapun sesi foto bersama dilakukan ba’da dhuhur tepat di depan kolam masjid kampus UGM. Selepas dari JS, rombongan Gamais melanjutkan perjalanan ke Malioboro sebelum akhirnya bertolak kembali ke Bandung. Semoga dengan adanya silaturahim ini dapat menjadikan kita, sebagai kaum muslim menjadi suatu barisan yang teratur dalam menegakkan kalimat Allah di muka bumi, laksana bangunan yang kokoh.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Jama'ah Shalahuddin