Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • JS Menulis

Perjalanan Malam

  • JS Menulis, Karya Seni
  • 12 Agustus 2010, 09.36
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

malam

– sebuah catatan mengenang malam-malam penantian bus malam

senja ini pelabuhan terakhir

saat bus kota tak lagi ada

kelelawar beterbangan di penjuru kota

mencari bangkai moral khalifah mulia,

sumpah serapah yang kau maki

adalah warnamu yang abadi.

malaikat-malaikat,

tinggal hitam putih pagar jalan yang mati

mengerut takut,

dalam kungkungan nanar tatap matamu

jalanan ini istana

kaulah raja maha diraja

kejammu kaya,

mempesona…

tapi aku tak lagi terkesima!

– terminal Giwangan, suatu malam

…sedikit catatan kecil…

Nikmatilah dunia ini sebagai komedi dan renungkanlah dunia ini sebagai tragedi, demikian pesan seorang kawan lama semasa SMA dalam saat terakhir aku mengenalnya…

Sederhana saja, tapi setiap kali aku mengingatnya, memikirkannya, dan -mau tak mau- merenungkannya, senantiasa kutemukan sesuatu yang baru yang tak pernah kupikirkan sebelumnya… Makna-makna baru yang tersembunyi, tiada habis untuk digali, tiada lelah untuk ditelaah…

Dan bahkan tidak hanya dalam tataran makna, tetapi juga menarik memikirkan bagaimana deretan huruf-huruf, serangkaian bunyi yang dilambangkan (atau dikonkretkan?) dalam bentuk fonem-fonem, dapat membentuk berjuta makna…. Mari kita renungkan bersama-sama…

Sekali lagi,

Nikmatilah dunia sebagai komedi dan renungkanlah dunia sebagai tragedi !

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Jama'ah Shalahuddin