Senin (11/7/2011), Jamaah Shalahuddin sebagai Unit Kerohaniaan Islam Universitas Gadjah Mada mengadakan dialog terbatas menghadirkan Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud, Dr. Adian Husaini, M.A., Dr Khalif Muammar dan beberapa tokoh lainnya seperti Fathurrahman Kamal, Lc., MA yang sebelumnya Prof. Wan Daud sendiri diundang dihadapan para professor UGM guna menyampaikan sebuah gagasan/konsep tentang epistimologis ilmu pengetahuan. Dalam diskusi tersebut diundang berbagai aktifis islam dari berbagai elemen, diantaranya perwakilan SKI Se-UGM, Lembaga Dakwah Kampus di DIY, dan beberapa pergerakan seperi HMI, KAMMI, PMII, IMM dan Gema Pembebasan. Acara bertempat di ruang B-19 UGM (barat SKKK) dari pukul 13.00 hingga waktu ashar tiba.
Related Posts
“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025
Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.
Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025
Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais
Sabtu, 17 Mei 2025
Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.
Kisah Sang Pemburu Terbaik
Cerpen Jumat, 18 Juli 2025
Oleh Ahlamazing dan Kak Gem
Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.
UMAT YANG WAFAT
Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025
