Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • Kabar Terkini
  • Kabar JS

Musyawarah Tengan Tahun Kader Dakwah UGM

  • Kabar JS, Kabar Terkini
  • 3 Juli 2011, 10.45
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

js

 Sabtu kemarin (2/7/2011), seluruh kader aktifis muslim UGM yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Intra Kampus atau yang disingkat dengan FSLDIK UGM menyelenggarakan Musyawarah Tengah Tahun (MTT) sebagai sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi gerak dakwah di kampus biru Gadjah Mada. Berbagai macam dari perwakilan SKI fakultas Se-UGM berkumpul dalam satu himpunan semangat di ruang 105 Teknologi Pertanian UGM bersama Dewan Pembina FSLDIK demi satu tujuan, yakni dakwah kampus.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir menjelang waktu Ashar tiba yang bersamai oleh Aqil Wilda Arif perwakilan dari Dewan Pembina FSLDIK sebagai pimpinan sidang. Pembahasan dimulai dari presentasi masing-masing cluster yakni cluster Teknik yang diwakili oleh Solli Dwi Murtyas (ketua KMT), cluster Fakultas Kesehatan oleh Pradipta Atmokotomo (Ketua KAMMUS KG), cluster Sosial Humaniora oleh Harmoko Anggriawan (Ketua JMF), cluster Agro oleh Sigit Dwi Cahyono (Ketua KMMTP), cluster BGM (Biologi, Geografi, MIPA) oleh Muhammad Irsyad Ismi (Ketua KMFM) dan Jamaah Shalahuddin oleh Akhmad Arwyn Imamur Rozi sebagai Ketua JS sekaligus Ketua Pusat Komunikasi FSLDIK 1432 H. Dari presentasi tersebut dipaparkan terkait kondisi-kondisi pergerakan SKI per rumpun serta lebih detail ke masing-masing fakultas, terkait progress dan tantangan yang ada dilapangan.

Selanjutnya adalah sesi bakda Dzuhur yang diisi presentasi oleh berbagai Jaringan Khusus yang akrab disapa dengan Jarsus ini. Berbagai Jarsus mempresentasikan tentang proses perjalanannya menuju pada sebuah target yang telah dicanangkan pada acara Musyawarah Akbar FSLDIK pada awal tahun kepengurusan. Bagai hujan di musim penghujan, berbagai masukan dan rekomendasi baik dari pihak yang memberikan presentasi  maupun peserta MTT menghujani ruangan untuk sebuah capaian yang terbaik di perjalanan mendatang. Adapun jarsus yang tergabung dalam FSLDIK yakni Jarsus Media Opini Jarsus Syiar, Jarsus Jaringan, Jarsus Kaderisasi, Jarsus Kemuslimahan, Jarsus Ekonomi dan Jarsus Admnistrasi. (//Ard.Um)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Jama'ah Shalahuddin