
Kamis (27/7) merupakan langkah awal untuk mewujudkan UGM yang religius dan berintegritas.
[Biarkan aku Bermain – Hari Anak Nasional]
“Biarkan kami bermain, karena hari masih siang dan kami tidak bisa tidur; juga burung-burung kecil terbang diangkasa dan bukit-bukit tertutup oleh domba.” William Blake.
Peringatan hari anak merupakan sebuah momentum bagi kita untuk kembali mengingat hak-hak anak khususnya yang berada di bumi pertiwi, Indonesia.
Oleh: Ahmad Naufal Azizi
Departemen Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM
2 Mei akan tetap seperti ini.
Ia datang sebentar, membeberkan wacana pendidikan yang lebih baik, boleh jadi muncul aksi di satu-dua tempat, lantas kemudian pergi -hilang tanpa ada pemaknaan berarti.
Tahun depan?
2 Mei boleh jadi datang lagi.
Oleh: Habib Haidar (Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM)
Waktu itu, di sebuah masjid besar di Kota Yogyakarta dipenuhi massa pengajian yang datang dari berbagai daerah.
oleh : Ust. Rudi Hudzaifah, S.Pd.I dalam i-Lecture Kamis Sore
1.

Keberadaan film di Indonesia sudah ada sejak lama, bahkan sejak saat masa penjajahan.





