Universitas Gadjah Mada Jama'ah Shalahuddin
  • Home
  • Uncategorized

Klarifikasi Notugrafis “Bakso di Jogja, Halal?”

  • Uncategorized
  • 19 Februari 2019, 16.06
  • Oleh : Jama'ah Shalahuddin UGM

Assalamu’alaikum Shalahuddins!

Beberapa hari lalu, Jama’ah Shalahuddin UGM mempublikasikan sebuah infografik #Notugrafis (Notulensi dalam Infografis) bertajuk “Bakso di Jogja Halal?”, yang berpotensi menimbulkan kesalahan penafsiran.

Ir. Nanung Danar Dono, MP., Ph.D. selaku pengisi Muslim Millennials Lecture (dan sumber Notugrafis) menjelaskan bahwa 8 dari 20 sampel bakso YANG DITELITI di Yogyakarta positif mengandung DNA babi. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa data tersebut didapatkan dari proses penelitian terhadap 20 sampel bakso di Yogyakarta. Oleh karena hanya mengandalkan SAMPEL, maka TIDAK BISA DIGENERALISASI begitu saja bahwa 40% bakso di Yogyakarta menggunakan daging babi.

Untuk diketahui pula, semua data yang ditampilkan dalam Notugrafis yang telah dipublikasikan sebelumnya, didapatkan dari acara yang diselenggarakan oleh JS UGM, baik berupa notulensi oleh teman-teman di JS UGM maupun video rekaman yang bisa disaksikan di kanal YouTube Masjid Kampus UGM. Semisal dalam infografik ini, data-datanya bersumber dari video rekaman Muslim Millennials Lecture yang bisa disaksikan lewat tautan https://www.youtube.com/watch?v=9ia22_hDqEo. Namun, bisa jadi apa yang tertulis dalam poster tersebut belum tentu merefleksikan apa yang disampaikan, karena konteks yang berbeda dan sifat notulensi yang ringkas.

Demikian klarifikasi telah disampaikan, dan kami mohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari publikasi Notugrafis tersebut. Do’akan dan dukung kami untuk memberikan ilmu buat Shalahuddins yang lebih baik lagi, insyaallah.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

“Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”

Isu Dunia IslamJS MenulisUncategorized Senin, 4 Agustus 2025

Kita sering mendengar berita-berita konflik dan gesekan antar ormas Islam di Indonesia. Entah itu karena perbedaan pendapat dalam perkara agama, hingga pembubaran paksa pengajian di berbagai tempat.

Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI

Catatan ShalahuddinIsu Dunia IslamUncategorized Minggu, 27 Juli 2025

Oleh : Muhammad Saddam Syaikh Arrais

Sabtu, 17 Mei 2025

Dekade 1970-an hingga 1990-an merupakan periode yang cukup vital dalam sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Indonesia.

Kisah Sang Pemburu Terbaik

Cerpen Jumat, 18 Juli 2025

Oleh Ahlamazing dan Kak Gem

Debur ombak adalah musik pertama yang ia kenal.

UMAT YANG WAFAT

Catatan ShalahuddinJS MenulisUncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Kemanusiaan mati dalam diri-diri kita
yang tanpa belas kasihan melumuri diri dengan darah.
Para khalifah yang dengan rakus melahap bangkai para jenazah,
dan dengan sombong mengenakan kain-kain kafan.
Wahai saudara-saudaraku,
maafkan kami yang hanya sibuk memampang
poster-poster di sosial media,
mengenang duka-duka kalian dalam berita-berita.
Sedangkan dalam sujud-sujud kami lupa diri,
sibuk memikirkan jodoh, uang, tugas dan organisasi.
Ke mana perginya Tuhan dan doa-doa?
Maafkan kami terlalu sibuk berbaris
di lapangan dan persimpangan-persimpangan jalan,
meneriakkan kata-kata “merdeka, merdeka”
sampai habis suara.
Tapi kami salat subuh jam tujuh,
berjamaah hanya jika tidak lelah.
Pun kapan kami akan mengijabahi janji-janji Tuhan
tentang kebangkitan dan pembebasan,
jika dalam beragama saja masih bermalas-malasan,
sibuk mencari alasan dan pembenaran.
Maka lagu, orasi-orasi dan puisi ini
hanyalah mimpi-mimpi.
Tubuh-tubuh yang berbaris dan berlagak gagah
ini tak kan berani melawan penjajah.
Toh, kita sudah kalah melawan ego sendiri.
Apakah jika kita bisa mengangkat senjata,
siapa yang berani bersamaku memerdekakan Palestina?
(Jeda)
Maka ingatlah,
bahwa sesungguhnya doa adalah senjata pusaka umat.
Maka angkatlah senjatamu,
panjatkan doa-doa setiap kali teringat pada tangisan tanpa air mata,
pada tawa anak-anak tanpa orang tua,
dan pada kemanusiaan yang telah mati
dalam diri-diri kita.
00.06
Selasa, 21 Mei 2024
Meja Barat
Penulis : Ammar Rafi
.

Terbaru

  • “Lebih dari Sekadar ‘Berebut Jamaah’: Mengapa Dakwah Kampus Kita Belum Optimal?”
    4 Agustus 2025
  • Ketika FSLDK Jadi Arena Pertarungan Tarbiyah dan HTI
    27 Juli 2025
  • Kisah Sang Pemburu Terbaik
    18 Juli 2025
  • UMAT YANG WAFAT
    22 Mei 2025
  • Paradoks Pribumi dan Dakwah: Mengapa Kita Sulit Berkembang?
    21 Mei 2025

Kategori

Arsip

Udah punya LINE?

Jadiin JS sahabat terbaikmu :)
ADD LINE JS KUY!
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada