22Sep/17

[Hamasah #1]

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala limpahan nikmat dan rahmat-Nya. Kami selaku pengurus BSO Dompet Shalahuddin (DoSha) JS UGM menginformasikan bahwa : . ✅ Hamasah (Halaqah Bersama Shalahuddin) telah terlaksana pada tanggal 17 September 2017 Materi yang disampaikan adalah “Belajar Membaca Al-Quran” . ✅Kami mengucapkan Jazakumullah khoiran katsira kepada semua donatur pendidikan Dompet Shalahuddin. . Bagi saudara yang ingin berdonasi untuk program Pendidikan Dompet Shalahuddin, dapat mengirimkan donasinya melalui : – Sekretariat Jama’ah Shalahuddin (Sayap selatan Masjid Kampus UGM). atau – rekening Bank Syari’ah Mandiri No. Rek. 7111625764 a.n. BSO Dompet Shalahuddin Info lebih lanjut WA : 085647720887 (Dimas) IG : dompet.shalahuddin FB : dompet.shalahuddin.37 . “Dan setiap kebaikan yang kita lakukan akan dibalas dengan kebaikan pula.” (Q.S. 55 – Ar Rahman : 60) . JAMA’AH SHALAHUDDIN UGM #Hamasah #DompetShalahuddin read more

12Sep/17

Laporan Keuangan Donasi Pendidikan Dompet Shalahuddin

Perkenankan kami dari pengurus DoSha untuk melaporkan donasi pendidikan Dompet Shalahuddin pada bulan Agustus 2017.

*Pemasukan*
– Saldo Bulan Lalu = Rp. 5.120.000,00
– Donasi Tetap = Rp. 4.900.000,00
– Donasi Tidak Tetap = Rp. Bu 130.000,00
– Donasi 5000 Perak = Rp. 286.000,00
Total Pemasukan = Rp. 10.436.000,00

*Pengeluaran*
– Beasiswa DoSha = Rp. 3.400.000,00
– Madrasah Shalahuddin #1 = Rp. 162.000,00
Total Pengeluaran = Rp. 3.562.000,00

Saldo Donasi Pendidikan Keseluruhan = Rp. 6.874.000,00 read more

11Sep/17

PRESS RELEASE Analisis dan sikap Jamaah Shalahuddin dalam menanggapi krisis kemanusiaan dan upaya genosida terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar

“Barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.” (QS.al-Ma’idah:32)

Penyuaraan terhadap hak asasi manusia (HAM) sedang gencar disuarakan di seluruh dunia belakangan ini. Namun, belum lama ini pelanggaran HAM besar-besaran berupa pembantaian etnis (genosida) terjadi di Myanmar.Yakni, pembantaian besar-besaran terhadap etnis rohingya. Genosida ini merupakan bentuk pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan harus segera dihentikan. Konflik pembantaian etnis tersebut pada awalnya hanyalah sebatas kebijakan pemerintah yang sempat tidak mengakui etnis rohingya sebagai bagian dari warga negara myanmar, kebijakan tersebut memicu banyak permasalahan salah satunya yakni penyerangan militer terhadap etnis rohingya. Penyerangan dan pembantaian etnis yang telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi penyebab utama kemarahan umat islam dan umat lain di seluruh dunia terhadap pemerintah myanmar . read more

05Sep/17

[Madrasah Shalahuddin 1]

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala limpahan nikmat dan rahmat-Nya

🍀🍀🍀🍀🍀

📢 Kami selaku pengurus Dompet Shalahuddin (DoSha) JS UGM menginformasikan bahwa :
.
✅ Madrasah Shalahuddin telah terlaksana pada tanggal 27 Agustus 2017
– Tema : “Teamwork”
– Pengisi : Pengurus DoSha
.
✅ Kegiatan :
– Outbound
– Mempelajari kekompakan dan saling percaya
– Mempelajari bagaimana memecahkan masalah dll.
.
✅Kami mengucapkan Jazakumullah khoiran katsira kepada semua donatur pendidikan Dompet Shalahuddin. read more

18Agu/17

Laporan Keuangan Donasi Pendidikan Dompet Shalahuddin

Perkenankan kami dari pengurus DoSha untuk melaporkan donasi pendidikan Dompet Shalahuddin pada bulan Juli 2017

Pemasukan

– Donasi Tetap = Rp. 3.050.000,00

– Donasi Tidak Tetap = Rp. Bu 1.700.000,00

– Donasi 5000 Perak = Rp. 370.000,00

-Total Pemasukan = Rp. 5.120.000,00

-Pengeluaran = 0

-Saldo / Total donasi keseluruhan = Rp. 5.120.000,00

Kami mengucapkan Jazakumullah khoiran katsira kepada semua donatur pendidikan Dompet Shalahuddin. Bagi saudara yang ingin berdonasi untuk program Pendidikan Dompet Shalahuddin, dapat menyalurkan donasinya melalui : read more

16Agu/17

Pengumuman Penerima Beasiswa Dompet Shalahuddin

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh Kami ucapkan selamat kepada penerima beasiswa Dompet Shalahuddin gelombang 1. Selanjutnya dimohon kepada seluruh penerima beasiswa Dompet Shalahuddin untuk hadir dalam First Gathering dan Pembinaan Pertama pada hari Minggu, 27 Agustus 2017 pukul 08.00 WIB di Masjid Kampus UGM. Berikut adalah SK ketetapan penerima beasiswa Dompet Shalahuddin. Ikhlas Berbagi, Tulus Memberi .

28Jul/17

Aktivis Mahasiswa Muslim UGM Kunjungi Pak Rektor

Kamis (27/7) merupakan langkah awal untuk mewujudkan UGM yang religius dan berintegritas. Empat belas orang aktivis mahasiswa muslim UGM dari berbagai Lembaga Dakwah Fakultas yang dikoordinir oleh Yarabisa Yanuar sebagai ketua Jama’ah Shalahuddin, bertemu dengan Prof. Panut Mulyono selaku Rektor Universitas Gadjah Mada. Kunjungan ini diwarnai dengan diskusi ringan mengenai kondisi kampus akhir-akhir ini. Berkaitan dengan isu-isu radikalisme yang sedang marak, Prof. Panut Mulyono menyampaikan bahwa beliau sangat senang dengan adanya forum seperti ini. “Yang kami inginkan bahwa UGM kan kampus yang mendidik, sehingga muncullah pemimpin yang memiliki karakter mulia dan mampu memimpin pada bidang-bidangnya” tutur Prof. Panut memberikan nasehat. “Alangkah baiknya mahasiswa Muslim saling rukun dan mendidik adik-adik tingkatnya. Senior kan dapat memberikan pengalaman dan tentunya membimbing dengan sukses sesuai dengan bidangnya” imbuh Rektor UGM. Sesampainya pada pertengahan diskusi, kami tiba pada pembicaraan terkait eksistensi AAI di masa yang akan datang. “Asistensi harus konotasinya baik, saya sebagai seorang pendidik, maka asistensi ya perlu. Pelajaran di kelas ada keterbatasan, sehingga asistensi itu perlu. Misal saya dosen, maka saya yang harus memilih siapa asisten nya. Sehingga harapannya satu frame dengan dosen. Tidak boleh Asisten bergerak sendiri, waktu dan tempat diatur sendiri, ini tidak boleh, harus ada controlling disini. Kalo ada AAI, dosen harus sesuai keinginan kita, bukan yang aneh-aneh. Intinya perlu ada format baku. Terkait mata kuliah agama Islam, baik dari Dosen hingga kurikulumnya.” tutur Prof. Panut menanggapi. “Tujuan kita beragama adalah Rahmatan lil Alamin, sesuai Al Quran dan Hadist” pernyataan penutup dari Prof. Panut. Setelah berdiskusi hampir 50 menit, akhirnya forum disudahi, sembari menikmati hidangan teh hangat yang telah disediakan. Tak luput juga, kami mengakhiri dengan foto bersama. Sungguh momen yang sangat penting, karena inilah langkah awal yang baik dan perlu dijaga antara Lembaga Dakwah dengan jajaran petinggi Universitas. Semoga agenda seperti ini dapat dilakukan kembali. Aamiin. Forum Dakwah Kampus UGM 27 Juli 2017 read more

23Jul/17

Biarkan aku Bermain – Hari Anak Nasional

[Biarkan aku Bermain – Hari Anak Nasional]

“Biarkan kami bermain, karena hari masih siang dan kami tidak bisa tidur; juga burung-burung kecil terbang diangkasa dan bukit-bukit tertutup oleh domba.” William Blake.

Peringatan hari anak merupakan sebuah momentum bagi kita untuk kembali mengingat hak-hak anak khususnya yang berada di bumi pertiwi, Indonesia. Sudahkah kita memberikan itu pada mereka?

Pasalnya, saat ini banyak kita jumpai permasalahan menimpa anak-anak. Mulai dari kekerasan fisik, fenomena bullying, sampai dengan beberapa pemaksaan dan penekanan yang justru dilakukan oleh orang terdekat mereka sendiri. read more

23Jul/17

ASEAN Islamic Student Summit 2017 – Optimizing Southeast Asia Islamic Student Movement to Face The ASEAN Challenges

Background

ASEAN Islamic Student Summit by Jama’ah Salahudin to create a regional model that provides both open economy and social support for less developed nations, and in turn, its poorer citizen. Ideally, a youth contribution should be able to be adapted to fit different cultural environments. This way, its reach will be much broader and bring change to more communities. Youth contributions are essential in today’s world, which still suffers from many social problems such as economic crisis, war, diseases, discrimination, displacement, homelessness, poor health and nutrition, and social exclusion to name only a few. In this context, youth movement are needed more and more. There will never be a limit on the number of youth movement needed in the world. Instead, there is always a place where such youth can make a monumental difference in the lives of others. Their drive to improve the world and their dedication to see their solutions and plans come true, act as a ripple effect. All you need is an idea, a creative and innovative mind, resources, flexibility, and an implementation plan. Youth movements are imaginative critical thinkers who strive for long-term, expansive social change. With an identified social problem, they look for solutions that can benefit society at large. read more

02Mei/17

​2 Mei dan Segala yang Tak Lagi Seru

Oleh: Ahmad Naufal Azizi
Departemen Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin UGM
2 Mei akan tetap seperti ini.

Ia datang sebentar, membeberkan wacana pendidikan yang lebih baik, boleh jadi muncul aksi di satu-dua tempat, lantas kemudian pergi -hilang tanpa ada pemaknaan berarti.
Tahun depan?

2 Mei boleh jadi datang lagi. Ya tentu dengan rutinitas sama seperti hari ini. Bahkan, ketika dunia hendak kiamat sekalipun, 2 Mei akan tetap jadi hiburan simbolik belaka. Sampai kapanpun, ketika kepentingan pendidikan masih berdasar sekat almamater dan kepentingan organisasi masing-masing, sampai saat itu pula perjuangan akan pendidikan yang lebih baik akan berakhir mengecewakan.
2 Mei akan tetap seperti ini. read more