Arsip:

Kajian Kamis Sore

Mendadak Ngaji 31 Oktober 2024 | Warisan Strategi Perlawanan Pangeran Diponegoro dalam Membangun Militer Modern Indonesia

Kajian yang disampaikan oleh Dr. Abdul Wahid M. Hum., M. Phil. pada 28 Oktober 2024 di Masjid Kampus UGM membahas Warisan Strategi Perlawanan Pangeran Diponegoro dalam Membangun Militer Modern Indonesia. Warisan dalam hal militer Indonesia sangat penting untuk dipahami. Pangeran Diponegoro meninggalkan warisan yang begitu luas, tidak hanya dalam bentuk fisik tetapi juga dalam nilai-nilai dan strategi yang diterapkan. Memahami konsep warisan adalah kunci untuk menilai dampaknya. Warisan sejarah terdiri dari dua jenis: yang terlihat kasat mata dan yang tidak terlihat. Pangeran Diponegoro meninggalkan jejak yang tak hanya berupa lokasi geografis saat beliau diasingkan, seperti Goa Selarong di mana beliau melakukan praktik spiritual dan sejumlah monumen serta museum perjuangan. Goa Selarong, misalnya, adalah tempat perlindungan dan pusat komando Pangeran Diponegoro selama Perang Jawa. read more

Mendadak Ngaji 24 Oktober 2024 | Meneladani Kepemimpinan : Shalahuddin Al-Ayyubi Membangun Karakter Pemimpin yang Amanah dan Berintegritas bagi Generasi Muda Indonesia

Belajar dari Kemenangan Generasi Shalahuddin

Belajar dari kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi, generasi muda Indonesia dapat mengambil banyak pelajaran tentang bagaimana membangun karakter pemimpin yang amanah dan berintegritas. Umat Islam pada masa menjelang Perang Salib menghadapi tantangan besar, di mana Palestina/Yerusalem dikuasai oleh Dinasti Fatimiyah yang beraliran Syiah, dan Mesir serta Suriah yang tidak memberikan pembelaan. Pada saat itu, umat Islam mengalami perpecahan politik dan madzhab, bahkan sering meminta bantuan musuh untuk memerangi saudara sesama Muslim. Kondisi sosial ekonomi pun memburuk, ditandai oleh ketidakadilan para pejabat, kelaparan, serta wabah yang melanda berbagai wilayah. Dunia keilmuan juga mengalami kemunduran dengan banyaknya karya taklid dan kemujudan. read more

Mendadak Ngaji 17 Oktober 2024 | Komersialisasi Pendidikan : Akselerasi Budaya Pinjol bagi Kalangan Mahasiswa

Kajian yang disampaikan oleh Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog  pada 17 Oktober 2024 di Masjid Kampus UGM membahas tantangan yang dihadapi universitas-universitas di Indonesia, khususnya setelah memperoleh status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Status PTN-BH memberikan otonomi penuh kepada universitas dalam mengelola keuangan dan anggaran rumah tangga mereka. Namun, hal ini memiliki konsekuensi yang signifikan, yaitu berhentinya subsidi dari pemerintah. Sebagai akibatnya, universitas harus mencari sumber pendanaan secara mandiri, yang sering kali menyebabkan kenaikan biaya pendidikan, termasuk SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) dan UKT (Uang Kuliah Tunggal). Dampak dari kenaikan biaya ini sangat dirasakan oleh mahasiswa, di mana beberapa di antaranya bahkan terpaksa mengambil pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar biaya pendidikan. read more

Mendadak Ngaji 10 Oktober 2024 | Bedah Film “Tuhan, Izinkan Aku Berdosa”: Menafsir Pergolakan Spiritual Dalam Film

Bedah film “Tuhan, Izinkan Aku Berdosa” disampaikan oleh Budi Irawanto seorang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada pada Kajian Mendadak Ngaji 10 Okrober 2024. Isi dari bedah film tersebut adalah sebagai berikut. 

Sutradara Hanung Bramantyo bisa disebut sebagai perintis film Islami lewat  Ayat-Ayat Cinta (2008) di Indonesia yang membuka  jalan bagi film yang mengangkat kehidupan muslim dengan segenap problematikanya. Tak jarang,  film besutan Hanung itu menuai kontroversi karena menyentuh hal-hal yang memantik polemik seperti dalam film Perempuan Berkalung Sorban (2009) dan Tanda Tanya (2011). Tanda tanya merupakan salah satu film yang kontroversional, mengandung makna pluralisme. Film teranyar Hanung bertajuk Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (2024) mengangkat pergolakan spiritual aktivis muslimah yang  didera oleh kekecewaan dan penderitaan hingga sampai di titik kesadarannya.  Mengapa Hanung selalu membuat film isu Islam? Megapa tidak tentang koruptor dan sebagainya? read more

Safari Dakwah Jama’ah Shalahuddin x Dompet Dhuafa 03 Oktober 2024 | Peduli Bersama: Membangun Masa Depan Anak-Anak, Wanita, dan Penyandang Disabilitas Palestina

Pembicara : Sayyidah Fatma Al-Ghussain

Penerjemah : Ustadzah Isyfi

Sesi 1 | Penjelasan

Sayyidah Fatma Al-Ghussain salah seorang muassasah asli warga Ghaza, berhasil meninggalkan gaza saat tahun 2000-an ketika infansi dan tinggal kini tinggal di Kanada. Beliau fokus menjadi aktivis kemanusiaan.

Hanya bulan lalu, 15 saudara beliau yang masih di Palestina syahid. Sesungguhnya yang kita lihat di sosial media itu merupakan sebagian kecil sekali yang membagikan kejadian yang terjadi di Ghaza. Penjajahan dilakukan di Palestina itu sudah sangat jauh sebelumnya, bukan dari 7 Oktober. Penjajahan sudah terjadi puluhan tahun yang lalu, 60 tahun kira-kira sudah berlalu. Bukan hanya sekedar penjajahan fisik saja, semua hal yang menunjang kehidupan dibatasi oleh Israel. Sudah 20 tahun lalu air sudah tidak bisa dikonsumsi di Ghaza, hanya 4 jam listrik di gaza. read more

Mendadak Ngaji 19 September 2024 | Ayat-Ayat Ketatanegaraan: Mengurai Konsep Etika Politik di Dalam Al-Qur’an 

Ayat-Ayat Ketatanegaraan: Mengurai Konsep Etika Politik di Dalam Al-Qur’an 

Narasumber: Ustadz Talqis Nurdiyanto

Kamis, 19 September 2024

          “Etika politik dalam Al-quran merupakan salah satu aspek penting dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, apabila dihiraukan maka akan rusak dan hancur dengan sendirinya.”

            Pedoman politikus muslim: Al-qur’an sebagai sumber utama ajaran islam memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana seorang pemimpin harus berperilaku dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Ketaqwaan menjadi perisai bagi seorang muslim, yang akan melindunginya dari perbuatan-perbuatan buruk. “Setiap kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dia pimpin.” Setiap kita adalah politikus di kampus, bahkan dalam keluarga pun ada politik. read more

Mendadak Ngaji 12 September 2024 | Seri Tokoh Inspiratif, Elaborasi Passion Diri: Meluncurkan Inovasi untuk Negeri)

Seri Tokoh Inspiratif, Elaborasi Passion Diri: Meluncurkan Inovasi untuk Negeri

Narasumber: Rachma Wikandari S.TP., M.Biotech., Ph.D.
Kamis, 12 September 2024

        Kreatif adalah menciptakan ide atau konsep baru. Fokus pada gagasan segar dan orisinal. Sehingga tidak dapat diukur karena memiliki nilai yang unik dan berbeda. Inventif adalah Menghasilkan solusi atau penrmuan baru. Berkaitam dengan menciptakan alat atau metode yang belum ada. Inovatif adalah mengaplikasikan ide atau penemuan unruk menciptakan nilai. Fokus pada penerapan dan pengembangan untuk meningkatkan kulitas atau efensi. Dapat diukur, Contoh: Membuat sebuah konten dengan berbagai bahasa atau dapat juga menggunakan bahasa di daerah masing-masing, hal itu menjadi unik dan baru serta dapat menjadi bagian dari inovatif.  read more

Mendadak Ngaji 5 September 2024 | “Menyoroti Masalah Hedonisme dalam Perspektif Islam”

Hedonisme merupakan masalah yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita pada masa sekarang. Hedonisme bisa diartikan sebagai sebuah prinsip yang menekankan bahwa kenikmatan (pleasure) dalam arti pemuasan rasa nikmat adalah merupakan kebaikan tertinggi dan tujuan yang pantas diperjuangkan dalam kehidupan manusia. Hedonisme merupakan suatu keyakinan bahwa kenikmatan, atau hilangnya rasa sakit, merupakan prinsip terpenting dalam menetapkan perbuatan moral dari suatu potensi tindakan. Kenikamatan, kesenangan seperti halnya “sex bebas, minumana keras, narkoba, judi, dan rock and rol”, dsb.. Dapat dijadikan cerminan sikap pemuja dan penikmat kesenangan.  read more

Mendadak Ngaji 29 Agustus 2024 | “Model Kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib & Implementasinya pada Sistem Modern di Indonesia”

Sesi 1: Penjelasan 

Ali bin Abi Thalib adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Islam yang terkenal karena keadilannya, kepemimpinannya, dan kedekatannya dengan Nabi Muhammad SAW. Ali dibaiat menjadi khalifah keempat setelah wafatnya Utsman bin Affan pada tahun 35 Hijriyah. Meskipun masa pemerintahannya hanya berlangsung selama 4 tahun 9 bulan, Ali menghadapi banyak tantangan, termasuk pemberontakan dan fitnah yang muncul dari berbagai kelompok. Ali dikenal sebagai sosok yang tidak haus kekuasaan dan lebih memilih untuk melayani umat daripada menjadi pemimpin. Sebagai menantu Nabi Muhammad, Ali mendapatkan pendidikan langsung dari beliau, yang menjadikannya seorang pemimpin yang bijaksana dan zuhud (tidak cinta dunia). Selama masa pemerintahannya, Ali melakukan banyak reformasi, termasuk menyusun arsip negara dan menarik kembali tanah-tanah yang telah dibagikan oleh Utsman. Selain itu, Ali juga tegas dalam memberantas hadis-hadis palsu dan kesyirikan. read more

Mendadak Ngaji 22 Agustus 2024 | “Umar bin Khattab: Strategi Militer & Ekspansi Wilayah dalam Islam”

Sesi 1 | Penjelasan

Khalifah Umar bin Khattab berasal dari suku bangsa Adi. Sewaktu beliau ditusuk tiga kali oleh Abdullah, beliau menanyakan kepada Abdullah mengenai utang-piutangnya dan menyampaikan apabila ada bisa disampaikan kepada bangsa adi. Sebelum masuk Islam, beliau adalah seorang penengah perang suku, diplomat, pembela kehormatan serta kemuliaan kabilah. 

Pada masa itu, banyak sekali penyiksaan terhadap pemeluk Islam. Begitu juga dengan Umar bin Khattab pada masa itu. Beliau adalah seorang ahli puisi Arab. Mengetahui adiknya yang masuk Islam, beliau tentu marah. Akan tetapi mendengar bacaan Al-Qur’an, ia berubah dan memeluk Islam. Sejak saat itu, kaum muslimin bisa sholat di Ka’bah. Keselamatan nabi pun lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kabar masuknya Umar bin Khattab tentunya mengguncang kaum Quraisy. Umar juga mengangkat persaudaraan dengan Abu Bakar. Bahkan, bisa dikatakan satu paket. Mereka berdua pernah menjadi petani, bersama dengan Ali R. A. Beliau juga mendapat gelar Al Faruq karena bisa membedakan antara yang haq dan yang batil.  read more