17Mei/15

“HIKMAH MULTIDIMENSI ISRA MIS’RAJ”

HIKMAH MULTIDIMENSI ISRA MIS’RAJ

Oleh: Fakhirah Inayaturrobbani (Kajian Strategis JS UGM 1436 H/2015 M)

Peristiwa yang mengiringi Isra’dan Mi’raj.

Raut muka bersih nan bercahaya itu tampak berduka. Senyum yang terukir di wajahnya tak mampu menyembunyikan hatinya yang gundah. Pria dengan cahaya kenabian itu masuk ke dalam rumah mengucap salam, di dalam putrinya menyambut sang ayah dengan mata berkaca-kaca. Di atas kepalanya masih ada sisa-sisa tanah yang ditaburkan oleh orang tak waras di jalanan. Orang itu menghadang jalannya, kemudian menaburkan tanah diatas kepala pria mulia ini. read more

15Mei/15

Jati Diri UGM Sebagai Jati Diri Jamaah Shalahuddin oleh Fajar Hamid

JATI DIRI UGM SEBAGAI JATI DIRI JAMAAH SHALAHUDDIN

Oleh: Fajar Hamid

Jamaah Shalahuddin merupakan bagian dari Universitas Gadjah Mada. Oleh karena itu, peranannya pun harus merepresentasikan jati diri UGM. Surat Keputusan Majelis Wali Amanah (MWA) UGM Nomor 19/SK/MWA/2006 tentang Jati Diri dan Visi UGM telah menentukan lima jati diri UGM, yaitu Universitas Nasional, Universitas Perjuangan, Universitas Pancasila, Universitas Kerakyatan, dan Universitas Kebudayaan. Setiap jati diri yang tertuang dalam surat keputusan tersebut memiliki makna yang luar biasa. Sudah barang tentu, ketika berbicara tentang Jamaah Shalahuddin, jati diri UGM harus disesuaikan dengan kondisi Jamaah Shalahuddin saat awal berdiri sampai sekarang. read more

15Mei/15

Refleksi Jum’at Edisi III: ”Ukhuwah Islamiyyah”

Refleksi Jum’at Edisi III: ”Ukhuwah Islamiyyah”

Oleh Najmi Wahyughifary

(Kajian Strategis JS UGM 1435 H/2015 M)

Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya kaum Mukmin itu bersaudara. (QS al-Hujurât [49]: 10).

Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa persaudaraan antar kaum Mukmin adalah dalam hal dîn dan kehormatan, bukan dalam nasab. Karena itu, persaudaraan dalam dîn lebih kokoh dibandingkan dengan persaudaraan dalam nasab. Sebab, persaudaraan nasab dapat terputus dengan perbedaan dîn, sedangkan persaudaraan dîn tidak pernah terputus dengan perbedaan nasab.

Lebih jauh, Allah SWT memerintahkan kepada kaum Muslim untuk bersatu. Allah SWT berfirman: read more

14Mei/15

“Nikmat Dicintai Allah”

NIKMAT DICINTAI ALLAH

Oleh Fakhirah Inayaturrabbani (Kajian Strategis JS UGM 1436 H/2015 M)

Bagaimana rasanya dicintai oleh sosok yang luar biasa?

Sebut saja jika kita menjadi murid kesayangan di sekolah, paling dicintai oleh para guru. Bahkan, kepala sekolah tak segan mengabarkan perihal kita pada setiap acara sekolah, mengabarkan bahwa kita adalah murid yang paling kompeten sekaligus anak emas beliau.

Hal ini baru tingkat sekolah. Bagaimana jika di tingkat universitas. Kita merupakan anak emas Rektor, yang kemana-mana tak lupa disebut namanya sebagai orang kepercayaan rektorat. Bagaimana rasanya? read more

08Mei/15

Refleksi Jum’at Edisi II: “Ikhlas Sebagai Inti Ajaran Islam”

Refleksi Jum’at Edisi II: Ikhlas Sebagai Inti Ajaran Islam

Di antara tanda memiliki niat baik dalam melaksanakan suatu pekerjaan adalah tidak malas, panik, atau putus asa tatkala menemui kesulitan atau kendala. Orang yang baik niatnya, pada kenyataan tak gampang menyerah dan kepada Allah senantiasa berserah. Bila niat ikhlas tidak saja menentukan diterimanya suatu amal, namun juga bisa melipatgandakan pahala, tentu ikhlas adalah ajaran yang sangat penting. Bahkan Syekh Ibn Taimiyyah menyebutnya sebagai inti ajaran Islam. Dalam salah bab pada kitabnya yang berjudul al-Tuhfah al-‘Iraqiyyah fi’ al-A’mal al-Qalbiyah, Syaikh Ibn Taimiyyah menjelaskan bahwasanya ikhlas sebagai inti ajaran Islam. read more