14Mei/10

Kemengangan Anggodo dan Islam dalam penegakan hukum

pengadilan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengeluarkan SKPP (Surat Keputusan Penghentian Penuntutan) terkait dengan kasus yang menimpa Bibit Slamet Rianto dan Chandra M. Hamzah. Pengeluaran SKPP ini dilatarbelekangi oleh dua buah alasan. Yang pertama adalah Alasan yuridis, meski perbuatan Bibit dan Chandra dinilai memenuhi unsur pidana, keduanya dianggap tidak menyadari akibat perbuatannya. Dan yang kedua adalah alasan sosiologis, yaitu memenuhi rasa keadilan masyarakat. Namun, menurut Hakim Nugroho Setiaji alasan seperti itu, tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk penerbitan SKPP. Sehingga menurutnya, SKPP tersebut tidak sah dan melawan hukum. Oleh karena itu, Nugroho mengabulkan permintaan Anggodo Widjojo untuk mengengkat kembali kasus tersebut ke meja hijau.

09Mei/10

Kebangkitan yang Berkelanjutan

bangkit

Seratus dua tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 20 Mei 1908, berdirilah organisasi Boedi Oetomo. Boedi Oetomo didirikan berdasarkan suatu kesadaran tentang kesatuan kebangsaan untuk menentang kekuasaan penjajahan Belanda yang telah berabad-abad lamanya berlangsung di tanah air Indonesia. Boedi Oetomo pada saat itu, merupakan perkumpulan kaum muda yang cerdas dan peduli terhadap nasib bangsa. Semangat kebangkitan nasional muncul, ketika bangsa Indonesia mencapai tingkat perlawanannya yang tidak dapat dibendung lagi, untuk menghadapi kekuasaan kolonial Belanda yang tidak manusiawi dan tidak adil.

Bangkitnya kesadaran atas kesatuan kebangsaan atau nasionalisme yang lahir pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak perjuangan yang terus berlanjut. Berawal dari sana, muncullah Jong Ambon (1909), Jong Java dan Jong Celebes (1917), Jong Sumatera dan Jong Minahasa (1918). Pada tahun 1911 juga berdiri organisasi Sarikat Islam, 1912 Muhammadiyah, 1926 Nahdlatul’Ulama, dan kemudian pada tahun 1927 berdiri Partai Nasional Indonesia.

04Mei/10

Matahariku

pagi

Matahariku

Sebenarnya ku ingin kau selalu menyinari hari-hariku

Tapi aku mengerti kau juga harus pergi

Tuk memberikan kehidupan di belahan yang lain

Dan jiwa yang lain sangat mengharapkan kehadiranmu

Aku tau

Jika kau tak pergi

Maka aku tak akan pernah bisa

Memandang indahnya bintang dan tenangnya cahaya bulan

Merasakan sapuan lembut angin malam

Lalu memejamkan mata tuk menantimu esok hari

30Apr/10

Take and Give Dompet Shalahuddin

give-and-take
Sama seperti bulan-bulan sebelumnya, pada setiap hari minggu ketiga dalam suatu bulan, BSO DOmpet Shalahuddin Jama’ah Shalahuddin melaksanakan kegiatan rutin pada waktu tersebut. Kegiatan tersebut bernama Take and Give, suatu prosesi acara penyerahan beasiswa untuk Penerima Beasiswa DOMPET SHALAHUDDIN. Jumlah Penerima Beasiswa Dompet Shalahuddin ada lebih dari 25 orang, dg rincian 15 siswa SMA dan lebih dri 10 penerima Beasiswa Mahasiswa (terus bertambah).
30Apr/10

Tawadhu’

padi

Allah Maha Mulia dan menghendaki agar hamba-hamba-Nya menjadi orang-orang yang mulia, bahwa luasnya kemuliaan mereka tidak merasa lebih tinggi di atas saudara-saudara mereka. Maka saat itu ia merasa bangga terhadap diri sendiri, merasa di atas yang lain, dan merendahkan kedudukan mereka. Dan Allah memberi karunia kepada hamba-hamba-Nya dengan memberi petunjuk untuk beriman. Maka jika mereka enggan dan memilih kesesatan, maka Dia Maha Kuasa mengganti mereka dengan satu kaum yang mulia dengan iman mereka dan merendahkan diri terhadap saudara-saudara mereka.