Tema Besar Ramadhan di Kampus UGM 1442 H

Tema Besar Ramadhan di Kampus 1442 H

Hasil Riset dan Tema Besar

Steering Committee Ramadhan di Kampus UGM tahun ini telah menjalankan berbagai riset dan analisis untuk mempersiapkan konsep dari Ramadhan di Kampus UGM 1442 H. Mereka telah membuat survei dan melakukan wawancara/kunjungan ke berbagai pihak. Hasil survei itu dapat diakses di link ini.

Berdasarkan riset tersebut, dirumuskanlah tema besar Ramadhan di Kampus Universitas Gadjah Mada 1442 H sebagai berikut:

Refleksi Pandemi untuk Mewujudkan Integrasi Keilmuan dan Keislaman sebagai Formulasi Menuju Masyarakat Madani

Tiga Poin Utama

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai tiga poin utama dari tema besar tersebut. Penjelasan lebih mengenai analisis sosial dan tema besar Ramadhan di Kampus Universitas Gadjah Mada dapat dilihat pada dokumen ini.

Refleksi Pandemi

Kondisi pandemi yang serba tidak pasti dan banyaknya waktu yang dihabiskan untuk isolasi ini merupakan peluang bagi kita untuk melakukan muhasabah, refleksi, dan kontemplasi. Dengan begitu, kita bisa lebih meresapi dan memaknai arti dari kehidupan yang sesungguhnya dan menjadi manusia yang tersadarkan dengan realita di sekitar kita. Dengan demikian, semoga kita semua dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi umat.

Integrasi Keilmuan dan Keislaman

Pandemi Covid-19 telah mengubah seluruh tatanan kehidupan, tak terkecuali pada ranah agama yang berbasis pada kepercayaan dan keyakinan. Setiap umat beragama perlu percaya akan keberadaan dan bahaya dari pandemi Covid-19 yang telah dibuktikan melalui ilmu pengetahuan modern. Egoisme beragama tanpa landasan ilmu pengetahuan justru akan menjadi malapetaka, termasuk bagi agama itu sendiri. Oleh karena itu, dalam beragama, kita perlu menggunakan ilmu pengetahuan agar dapat lebih bijak dan rasional dalam menghadapi realita. Agar tetap aman dan menenangkan, ibadah di tengah pandemi ini pun perlu dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai ilmu pengetahuan. Di sisi lain, perkembangan ilmu pengetahuan juga perlu dibersamai dengan nilai-nilai keislaman agar tetap berada di jalur yang tepat dan tidak menyesatkan.

Masyarakat Madani

Paradigma masyarakat madani sebagai sebuah sistem sosial yang tumbuh berdasarkan prinsip moral, intelektual, dan transendental dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam menghadapi pandemi ini. Negara sebagai penanggung jawab utama penanganan pandemi perlu bersinergi dengan masyarakat sipil. Proses penyelesaian masalah pandemi ini juga dapat dioptimalkan untuk melakukan transformasi kelembagaan secara fundamental. Transformasi itu dapat dilakukan mulai dari tingkat keluarga sampai negara. Dengan begitu, diharapkan terciptanya perubahan peradaban yang berkeadilan dan terealisasinya kehidupan yang berkelanjutan.

Tagline Ramadhan di Kampus UGM 1442 H

# Bangkit dari Pandemi Bersama Membangun Negeri

Tagline ini menjadi bentuk optimisme kita bahwa kita mampu menjadikan pandemi ini sebagai batu loncatan dalam menggapai kemajuan peradaban. Namun, penting untuk selalu diingat bahwa kita tidak bisa “membajak” momentum pandemi ini sendirian. Jika kita ingin merealisasikannya, kita perlu kerja sama seluruh elemen masyarakat. Itu dilakukan dengan cara menyelaraskan pandangan serta bergerak bersama untuk menciptakan lompatan yang visioner, realistis, dan progresif.


Media Sosial Ramadhan di Kampus UGM

Berbagai update dapat dilihat melalui media sosial berikut, utamanya melalui Instagram. Siaran langsung dan video rekaman dapat dilihat di Youtube.

Youtube : RDK UGM
Instagram : @rdkugm
Twitter : @rdkugm
Facebook : Ramadhan di Kampus UGM
LINE : Ramadhan di Kampus
Spotify : RDK UGM