

Dr. (H.C). K.H. Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. menampikan kemesraannya di panggung Tabligh Akbar dalam rangka malam puncak Maulid Pop UGM 1445 H, Sabtu (14/10). Acara tersebut mengambil tema “Nabi Muhammad SAW sebagi Pribadi yang Paripurna”.
Kemesraan itu ditunjukkan dengan saling melempar candaan dan menghasilkan tawa gemuruh dari para hadirin yang mayoritas didominasi oleh sivitas akademika Universitas Gadjah Mada. Bahkan, Prof. Abdul Mu’ti bercerita bahwa dulu beliau adalah Ketua Jamiyah Maulidiyah.
Pada Sabtu (14/10), Taufiq Ismail membacakan puisi berjudul “Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu?” pada kegiatan Tabligh Akbar Maulid Pop UGM 1445 H. Berikut isi puisi yang dibacakan Taufiq Ismail
Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu
Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer
dengan suara gemuruh menderu, serasa pasir
dan batu bata dinding kamar tidurku bertebaran di pekaranganku, meneteskan peluh merah dan mengepulkan debu yang berdarah.
Ketika luasan perkebunan jerukmu dan pepohonan apelmu dilipat-lipat sebesar saputangan lalu di Tel Aviv dimasukkan dalam file lemari kantor agraria, serasa kebun kelapa dan pohon manggaku di kawasan khatulistiwa, yang dirampas mereka.
Islam memiliki dua belas bulan dalam satu tahun kalender yang disebut penanggalan hijriah. Awal tahun baru hijriah dimulai dengan bulan Muharram. Lafaz Muharram memiliki arti ‘dilarang’. Maksudnya, sebelum ajaran Islam datang, bulan Muharram telah dikenal sebagai bulan yang dimuliakan oleh masyarakat Arab Jahiliyah. Lantas, mengapa tahun baru Islam dimulai dengan bulan Muharam?
Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathul-Baari menjelaskan sejarah lahirnya penanggalan hijriyah.
Sejarah kalender Islam diawali ketika Gubernur Abu Musa Al-Asyari mengirimkan surat kepada Khalifah Umar Bin Khatab pada tahun 17 Hijriyah yang mengungkapkan kebingungannya perihal surat yang tidak memiliki tahun. Pada masa itu, penanggalan hanya sebatas tanggal dan bulan saja, tanpa menyebutkan tahun. Hal tersebut sangat menyulitkan dalam melakukan pengarsipan dokumen.
Jama’ah Shalahuddin selenggarakan pelatihan kesekretariatan pada Sabtu (25/3). Pelatihan kesekretariatan merupakan pelatihan yang mewadahi serta memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk anggota Jama’ah Shalahuddin supaya memiliki bekal administrasi yang mumpuni. Tema pelatihan kali ini adalah “Mengenal Jenis dan Teknik Pembuatan Surat” dan diisi oleh Rahmat Tri Prawira Agara (Sekretaris Umum Jama’ah Shalahuddin 2020).
Kegiatan ini berjalan dengan lancar di Meeting Room, Masjid Kampus UGM. Menurut Mas Rahmat, administrasi merupakan hal yang sangat penting dalam organisasi.
Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di UGM yang terdiri dari 50 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan 26 Komunitas hadiri Pelantikan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan UGM 2023 pada Rabu (1/3). Acara ini diadakan oleh Direktorat Kemahasiswaan. Selain pelantikan pengurus baru, terdapat juga UKM Award sebagai penghargaan bagi UKM terbaik pada setiap Sekretariat Bersama (Sekber) yang ditinjau dari hasil Audit Mutu Internal (AMI) UKM beberapa waktu yang lalu.
Pengurus Jama’ah Shalahuddin yang hadir adalah Indra Oktafian Hidayat (Ketua), Aisyah Rahma Fatia Wardani (Biro Khusus Kaderisasi), dan Fikri Nur Azizah (Kepala Bidang Informasi dan Kesekretariatan). Hadir pula Arif Taufik Hidayatullah (Anggota Departemen Media Center), selaku pembaca do’a. Tampak hadir pula Pembina Jama’ah Shalahuddin, Prof. Dr. apt. Edy Meiyanto, M.Si.
Jama’ah Shalahuddin menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada Rabu (1/3) bertempat di Ruang Meeting, Masjid Kampus UGM. Almas Uzma Qutrunnada dan Asih Rohmatul Listiyani merupakan mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam yang sedang melaksanakan riset mengenai lembaga filantropi yang ada di Yogyakarta. Lembaga filantropi yang menjadi tujuan mereka adalah Dompet Shalahuddin, salah satu unit di Jama’ah Shalahuddin.
Ketua Jama’ah Shalahuddin, Indra Oktafian Hidayat didampingi oleh Kepala Departemen dan Kerjasama, Muhamad Bahrul Hikam diwawancarai mengenai sejarah, dinamika, dan pengelolaan Dompet Shalahuddin. Indra menjelaskan,
Alhamdulillahirabbi’alamin, beberapa anggota Jama’ah Shalahuddin melaksanakan wisuda pada Rabu (23/2). Mereka akan langsung tergabung dalam Kajasha (Keluarga Alumni Jama’ah Shalahuddin). Beberapa yang lulus pada periode Februari 2022 adalah:
1. Muhammad Iqbal Zaki Hussaini (MC)
2. Adhi Prasetyo Utomo (GMMQ)
3. Farhan Indartomo (DPS)
4. Yusuf Dwi Eko Syah Putro (JAKSA)
5. Muhammad Abdullah Hasan (MC)
6. Marliana Ega Pradita (INFOKES)
7. Farhan Fadhlurrohman (DPS)
8. Nazela Nasution (INFOKES)
9. Aliya Rahma Nabila (GMMQ)
10. Riyas Nur Rohimi (BKK)
11. I. Sabila Elvani (INFOKES)
Anggota Jama’ah Shalahuddin kembali menorehkan prestasi pada Liga MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) UGM 2023, Sabtu (18/02). Liga MTQ merupakan kompetisi tingkat universitas untuk menyeleksi juara untuk menjadi kontingen UGM di MTQ Tingkat Nasional nanti. Pada tahun ini, Liga MTQ diselenggarakan di Auditorium FMIPA UGM. Berikut prestasi yang diraih anggota Jama’ah Shalahuddin di ajang tersebut.
BarakAllah fiikum, semoga menjadi pelecut semangat untuk selalu mensyiarkan Al-Qur’an di UGM.