30Apr/10

Tawadhu’

padi

Allah Maha Mulia dan menghendaki agar hamba-hamba-Nya menjadi orang-orang yang mulia, bahwa luasnya kemuliaan mereka tidak merasa lebih tinggi di atas saudara-saudara mereka. Maka saat itu ia merasa bangga terhadap diri sendiri, merasa di atas yang lain, dan merendahkan kedudukan mereka. Dan Allah memberi karunia kepada hamba-hamba-Nya dengan memberi petunjuk untuk beriman. Maka jika mereka enggan dan memilih kesesatan, maka Dia Maha Kuasa mengganti mereka dengan satu kaum yang mulia dengan iman mereka dan merendahkan diri terhadap saudara-saudara mereka.

18Apr/10

Tafsir Surat Al-Baqarah 218

al-quran

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Didalam ayat ini Allah menjelaskan tentang 3 sifat yang termasuk dalam tanda-tanda kebahagiaan yang akan diperoleh seseorang. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Nashiruddin as-Sa’di bahwa tiga sifat ini yang terdapat pada ayat tersebut adalah Iman, Hijrah dan Jihad. Iman mennurut bahasa adalah Tashdiq (Pembenaran) atau dalam arti sehari-hari berarti percaya tetapi dalam bahasa Arab berarti Tashdiq (pembenaran dalam hati) bukan hanya percaya saja. Sehingga Allah mengisahkan atas apa yng diucapkan saudara-saudara Yusuf ‘alaihissalam. Ketika saudaranya itu mengajak nabi Yusuf untuk perjalanan dengan tujuan mencelakai Yusuf karena cemburu atas kasih sayang bapaknya terhadap yusuf ‘alaihissalam.

05Apr/10

Tafsir Surat An Nuur 39 – 40

al-quran

Surat An Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyah. Dinamai An Nuur yang berarti Cahaya, diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat ke 35. Dalam ayat ini, Allah menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Al Quran yang mengandung petunjuk-petunjuk bagi dan rahmat seluruh alam. Arti dari Surat An-Nuur ayat 39 sebagai berikut “Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya”. Dalam ayat ini Allah mengisahkan kisah orang-orang kafir terkait dengan amal perbuat yang mereka kerjakan selama di dunia. Allah menggunakan metode amtsal yang berarti permisalan dalam menyampaikan ayat ini. Syekh Natsar Asy-Sa’di menuliskan “Hadzani matsalani”, yang artinya yaitu “ini adalah 2 permisalan (tentang orang-orang kafir)”.

02Apr/10

Tafsir Surat Al-Ma’arij 5

al-quran

Pada ayat ke 5, Allah berfirman, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” Kita semua mengetahui bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari salah satu dari dua keadaan, yaitu ketika manusia diberi nikmat serta diberikan hal-hal yang menyenangkan oleh Allah subhanallahuwata’ala, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersyukur. Atau ketika manusia diberi ujian dan cobaan, maka manusia memiliki kewajiban untuk bersabar. Tidak ada kehidupan manusia yang lepas dari salah satu dari dua keadaan ini. Karena kedua keadaan ini terus silih berganti. Tidak ada di dunia ini manusia yang hidupnya selalu mendapatkan hal-hal yang tidak menyenangkan seumur hidup dan tidak pernah mendapat kenikmatan serta kebahagiaan. Begitupun sebaliknya, tidak ada manusia yang mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya tanpa ada hal-hal yang tidak menyenangkan. Pilihannya hanya salah satu dari dua keadaan tersebut.

24Mar/10

Tafsir Surat Al-Ma’arij 1-4

al-quran

Surat Al-Ma’arij termasuk surat ke 70 dalam Al-Quran dan berada pada juz ke 29 serta terdiri dari 44 ayat. Surat Al-Ma’arij dalam tafsir Dzadul Masir karya Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi dinamakan juga dengan nama Sa’ala saailun yang berarti “Seseorang yang bertanya”. Nama tersebut diambil dari kata pertama dari ayat pertama pada Surat Al-Ma’arij. Akan tetapi, nama yang lebih populer adalah Al-Ma’arij yang merupakan bentuk jamak dari kata Ma’raj dan juga bisa diartikan sebagai tangga atau tempat naik.