22Mei/11

Ummu Sulaim Binti Malhan

mawar

Beliau bernama Rumaisha’, Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin ‘Ady bin Najjar al-Anshariyyah al-Khazrajiyyah. Beliau adalah seorang wanita yang memiliki sifat keibuan dan cantik, dirinya dihiasi pula dengan ketabahan, kebijaksanan, lurus pemikirannya, dan dihiasi pula dengan kecerdasan berfikir dan kefasihan serta berakhlak mulia, sehingga nantinya cerita yang baik ditujukan kepada beliau dan setiap lisan memuji atasnya. Karena beliau memiliki sifat yang agung tersebut sehingga mendorong putra pamannya yang bernama Malik bin Nadlar untuk segera menikahinya. Dari hasil pernikahannya ini lahirlah Anas bin Malik, salah seorang shahabat yang agung.

17Mei/11

The 7th Gathering of Union of Islamic World Students

gatheringislamicworldstudents

Selasa (17/5/2011), Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) bekerja sama dengan Union of Islamic Students(UIWS)menyelenggarakan “The 7th Gathering of Union of Islamic World Students” dalam kemasan seminar Internasional dengan tema “Perubahan Sosial-Politik di Timut Tengah dan Afrika Utara: Peluang dan Tantangan Bagi Dunia Islam”. Acara ini diselenggarakan di Gedung University Club (UC) Universitas Gadjah Mada. M.Chozin yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI yang juga merupakan alumni Jamaah Shalahuddin UGM -dahulu menjabat sebagai Kadept Ekstern- mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia, sehingga peran serta Indonesia dalam menanggapi isu-isu dan perubahan sosial politik di dunia, khususnya di dunia islam sangatlah strategis. Ketua komisi hubungan internasional PB HMI, Imam Subkhan menambahkan bahwa tema acara “Sosio-Political Change in The Middle East and North Africa: Challenges and Opportunities of the Islamic World” merupakan respon terhadap kondisi terkini di negara-negara timur tengah dan afrika utara. “Gerakan perubahan yang dimulai dari Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, Yaman dan termasuk Arab Saudi tentunya menjadi agenda tersendiri bagi dunia islam untuk segera mengambil sikap”.

12Mei/11

Dua Sisi Kehidupan

hitamputih

Segala hal dalam kehidupan adalah sebuah keniscayaan ketika ia berpasang-pasangan. Ada baik, ada buruk. Ada besar, ada kecil. Ada cepat, ada lambat. Semuanya Allah ciptakan sedemikian rupa sehingga ia berpasang-pasangan. Segalanya tentu terjadi dalam kesetimbangan dan keseimbangan. Dan adalah kehendak Allah yang menciptakan semuanya seperti demikian.

12Mei/11

Zainab binti Jahsy Radhiallaahu’anha

mawar

Zainab binti Jahsy -Radhiallaahu’anha- “Dan Tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan–urusan mereka. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata”. (Al-Ahzab:36).

Akhirnya Zainab mau menikah dengan Zaid karena ta’at kepada perintah Allah dan Rasul-Nya, konsekuen dengan landasan Islam yaitu tidak ada kelebihan antara orang yang satu dengan orang yang lain melainkan dengan takwa. Akan tetapi kehidupan rumah tangga tersebut tidak harmonis, ketidakcocokan mewarnai rumah tangga yang terwujud karena perintah Allah yang bertujuan untuk menghapus kebiasaan-kebiasaan dan hukum-hukum jahiliyah dalam perkawinan.