All posts by jamaah_shalahuddin

11Nov/16

Sabar: Cabang Keimanan dan Penyempurna Tauhid

Oleh: Yarabisa Yanuar
Departemen Pelayanan dan Syiar

Dalam hidup ini, seringkali kita diingatkan untuk sabar. Namun, seringkali hal itu mudah untuk diucapkan, tetapi sulit untuk dilakukan. Secara bahasa, sabar berasal dari kata al habsu, yang berarti menahan. Secara istilah syariat sabar berarti menahan jiwa di atas ketaatan kepada Allah dan meninggalkan kemaksiatan.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah, salah seorang ulama membagi sabar menjadi 3 bagian macam1, yakni:

1.Sabar di Dalam Ketaatan kepada Allah read more

07Nov/16

Seleksi Mahasiswa UGM Menuju MTQMN XV Gelombang #2

MTQM UGM 2016Mahasiswa UGM, Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh .

Punya keinginan buat wakilin UGM di MTQMN XV?
Yuk, ikutan Seleksi cabang-cabang berikut:

1. Pidato Kandungan Al-Qur’an,
2. Puitisasi Kandungan Al-Qur’an,
3. Khaththil Qur’an,
4. Qiro’ah Sab’ah,
5. Debat Ilmiah Bahasa Arab,
6. Debat Ilmiah Bahasa Inggris,
7. Karya Tulis Ilmiah,
8. Desain Aplikasi Komputer.

Gimana caranya daftarnya?
Ada dua cara pendaftarannya:

1. Mendaftar secara online dengan mengakses link berikut ini:
bit.ly/pendaftaranseleksimtqmugm2
2. Mendaftar secara offline dengan mengisi formulir di Sekretariat Jama’ah Shalahuddin (Sayap selatan Maskam UGM, Jalan Tevesia no. 1, Bulaksumur, Yogyakarta) read more

31Okt/16

[UPDATE]Pengumuman Penempatan Anggota Baru

Bismillahirrahmanirrahiim

Dengan rasa syukur, Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamiin, melalui serangkaian alur rekrutmen dan berbagai pertimbangan  kami umumkan hasil penempatan anggota baru dalam departemen, tim, maupun Badan Semi Otonom (BSO) di Jama’ah Shalahuddin 1437/1438 H. Berikut hasil penempatan anggota baru jama’ah Shalahuddin 1437/1438 H,

Klik link berikut:

penempatan-anggota-baru-rev-1-0

Sebagai informasi, akan diadakan sekolah departemen yang akan dikoordinasikan langsung oleh Kepala Departemen, Ketua Tim atau Manajer BSO masing-masing setelah penempatan ini. Kepada anggota baru, dimohon mengikuti rangkaian sekolah departemen tersebut. read more

26Okt/16

Menanti Peran Muslimah sebagai Konstruktor Peradaban

img_0709

Oleh Egia Astuti
Departemen Kajian dan Strategi Jamaah Shalahuddin UGM

Tidak bisa dipungkiri bahwa umat muslim hari ini tengah berada dalam masa kegelapan. Tidak ubahnya seperti keadaan sebelum datangnya Islam. Kemiskinan, kriminalitas, dan kerusakan moral tak dapat dibendung di negeri mayoritas muslim semisal Indonesia. Di saat yang sama, umat muslim di Timur Tengah, Rohingya dan daerah-daerah lain mengalami penindasan dari para musuh Allah. Miris. Namun, inilah fakta yang hari ini betul-betul terjadi di tubuh umat muslim yang tengah tercerai-berai ini. read more

20Okt/16

Kari Massaman dan Komunitas Muslim pada Era Ayutthaya, Siam

dsc_1047

Oleh Nur Hidayati
Staff Kajian dan Aksi Strategis Jamaah Shalahuddin

Massaman Curry atau “Kari Massaman” adalah salah satu makanan khas dari Thailand. Pada tahun 2011 , website www.CNNGO.com memasukkan kari massaman sebagai “World’s 50 Most Delicious Foods.”(50 makanan paling lezat di dunia) . Kari massaman terbuat dari ayam, daging yang dibungkus oleh rempah-rempah bumbu kari ini terdiri dari bawang bombay, bawang putih, jahe, kulit jeruk lemon parut. Kuah khasnya yang kental santan dan taburan kacang membuat kari massaman disukai semua orang. Di samping kelezatannya sebagai salah satu makanan Thailand, munculnya kari massaman ada kaitannya dengan perdagangan, politik dan agama di Thailand abad ke-17. Kata Massaman bukanlah berasal dari kalimat Thailand melainkan dari Bahasa Persia Musulmán/Mosalmán (مسلمان‎‎)  yang berarti Muslim [1] . read more

13Okt/16

Menginfakkan Diri

Oleh : Muhammad Fahmi Mubarak

Staf Departemen Kajian Strategis Jama’ah Shalahuddin

Telah banyak narasi tentang konsep infak dan sedekah, tentang bagaimana kita mengeluarkan sedikit-banyak-nya harta yang diikhlaskan untuk bermacam kebaikan di jalan-Nya, tentang teori dan implikasi ketika kita menginfakkan harta, yang kesemuanya bermuara pada satu hasil yang senada: imbalan dari-Nya akan berlipat ganda. Percaya atau tidak, ribuan manusia telah membuktikannya, bahwa teori itu bukan sekedar teori. Infak bagai sinar yang dibiaskan ke segala arah dan dipantulkan kembali oleh cermin-cermin. Cahaya yang dihasilkan menjadi berlipat ganda. read more

26Sep/16

Bahan Berbahaya Beracun (B3)

Oleh Habib Haidar
Tim Gelanggang Jamaah Shalahuddin

Pernahkah Anda mendengar soal Bahan Berbahaya Beracun, atau yang biasa disingkat dengan B3? Atau Anda juga pernah mendengar soal Ateisme? Apabila belum, barangkali kita perlu lebih banyak berdiskusi lebih lanjut. Mari kita sejenak berliterasi madani.

Kesadaran akan menjaga kebersihan menjadi sangat penting bagi kita sebagai umat manusia. Identifikasi B3 patut kita sadari dan antisipasi. Terkadang dalam hal yang sederhana pun kita lalai, seperti sisa obat-obatan yang sudah tidak terpakai, akan tetapi dibuang begitu saja. Akibatnya, sisa obat-obatan tersebut akan mencemari lingkungan kita. Ada dua solusi yang ditawarkan di sini untuk persoalan lingkungan, antara lain: read more

23Sep/16

Muslimahs Role as Peacemakers (2): Women and Terrorism

Oleh Raka Nur Wijayanto

Sekretaris Umum Jama’ah Shalahuddin

“So throughout history, women have participated in violent uprisings, performing strategic, supportive and even combat roles in a wide range of violent movements. Today, as Sjoberg, et al (2011:2) have noted, “women’s active involvement in militant and terrorist organizations – as support personnel, as logistics personnel, as kinetic resources, as attackers, kidnappers and hijackers and as martyrs – has grown substantially and become a matter of public attention and record across the globe.”. While this has become problematic and has generated questions about the frequency, importance, uniqueness and meaning of women’s terrorist activities, it is becoming very clear that the relationship between women, gender and terrorism cannot be ignored any longer. Questions about the motivations of the women who become active in these organizations are been raised –do they participate on strictly religious, political or personal reasons and which of these are more important as guiding and motivating their decisions?” read more

17Sep/16

Apa yang Sudah Kita Tinggalkan untuk Anak Cucu Kita?

Oleh Yarabisa Yanuar
Departemen Pelayanan dan Syi’ar
Jama’ah Shalahuddin UGM

Akhir zaman semakin larut, dunia semakin menjauh meninggalkan kita, dan akhirat semakin dekat mengejar kita. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan utusan terakhir kepada manusia akhir zaman pun kini jaraknya sudah semakin jauh dari kehidupan kita. Akhir zaman akan terus berjalan, tetapi apa yang sudah kita wariskan untuk generasi kita selanjutnya? Mari sejenak kita renungkan sebuah firman Allah subhanahu wa ta’ala berikut ini: read more

11Sep/16

Tole, Mitos Kaum Muslimin dan Idul Adha

Oleh Fakhirah Inayaturrobbani
Departemen Kajian Strategi Jamaah Shalahuddin

“Le, sini, mari duduk sejenak, Pakdhe kangen sekaligus punya cerita. Sambil kita nikmati sayup-sayup angin semilir di musim yang aneh ini, yang sejenak hujan deras sejenak kemudian panas menyengat.” Tole, sebutan sayang untuk anak laki-laki dalam Bahasa Jawa. Anak laki-laki yang dimaksud itu pun mengangguk paham. Tanpa banyak bicara mulai mendekati pakdhe-nya tersebut.

“Sudah jamak didengar di telinga kita ya, Le. ‘Ah, kaum muslimin tidak akan pernah bersatu, terlalu banyak fraksinya (seperti partai saja), terlalu banyak alirannya, di Indonesia saja banyaknya minta ampun, belum di luar negeri’.” Pakdhe mulai bercerita. Anak laki-laki yang dipanggil tole itu pun mendengarkan dengan takzim setiap kata yang terlontar dari pakdhe-nya. read more