Dinamika Pemilihan Raya Presiden BEM KM UGM 2010

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain” (QS. Alam Nasyrah : 07)

Tibalah dipenghujung kepengurusan kabinet “Kritis Aspiratif” BEM KM UGM 2009-2010 di bawah kepemimpinan Aza El-Munadiyan, yang sedikit banyak telah menorehkan guratan sejarah pada dinamika kehidupan kampus UGM, pun dalam kancah dinamika Nasional. Selasa (21/12/2010),

masyarakat kampus UGM menyelenggarakan pesta demokrasi sebagai tonggak kepemimpinan mahasiswa, melalui Pemilihan Raya (PEMIRA) 2010 untuk memilih Presiden Mahasiswa, Dewan Perwakilan Mahasiswa, dan Dewan Perwakilan Fakultas UGM. Tutur salah satu anggota Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) UGM , kegiatan ini menghabiskan dana sekitar 30 juta rupiah murni dari Rektorat UGM.

PEMIRA diselenggarakan mulai hari selasa (21/12) sampai dengan kamis (23/12) yang tersebar di 33 titik TPS. Proses pemungutan suara berjalan lancar, metode yang digunakan seperti pada pemilu Indonesia yakni dengan cara mencontreng dan/atau mencoblos surat suara peserta PEMIRA UGM. Adapun partai yang turut serta dalam PEMIRA tahun ini berjumlah sembilan Partai Mahasiswa, berikut dengan nomor urutnya :

  1. Balairung
  2. Future Leaders Party
  3. Partai Keluarga Mahasiswa
  4. Macan Kampus
  5. Bunderan
  6. Kampus Biru
  7. Sayang Mama
  8. Srikandi
  9. Boulevard

Pemilihan Partai Mahasiswa ialah untuk menentukan Dewan Perwakilan Mahasiswa, surat suara yang masuk total berjumlah 9931 buah, dengan rincian sebagai berikut :

  • 568 suara untuk Partai Balairung
  • 306 suara untuk Partai FLP
  • 359 suara untuk Partai PKM
  • 1387 suara untuk Parta Macan Kampus
  • 2473 suara untuk Partai Bunderan
  • 1364 suara Partai Kampus Baru
  • 845 suara untuk Partai Sayang Mama
  • 659 suara untuk Partai Srikandi
  • 955 suara untuk Partai Boulevard
  • 601 uara tidak sah
  • Dan 414 suara abstein

Dibandingkan dengan jumlah suara masuk tahun lalu yakni sekitar tiga belas ribuan suara, jelas perolehan tahun ini relatif sedikit. Saat melakukan wawancara dengan Dion Bagus Nugraha.B – Teknik Nuklir 2008 yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) UGM, beliau menyatakan hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni karena sosialisasi PEMIRA yang sangat mepet dengan pelaksanaan pemungutan suara, terbatasnya Sumber Daya Manusia yang menangani PEMIRA dan animo maahasiswa UGM yang kurang terhadap PEMIRA ini. Sdr. Dion memberikan komentar bahwa “PEMIRA itu cukup rumit dan pelik, apalagi kami (KPRM) dibentuk hanya 3 minggu sebelum pemungutan suara dilangsungkan, sehingga saran kedepannya KPRM seharusnya dibuat 2-3 bulan sebelum hari H”.

Surat suara dihitung mulai hari kamis (23/12/2010) bertempat di Kompleks Bulaksumur blok G-12. Perhitungan berakhir hari sabtu (25/12/2010) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam proses perhitungan suara, terdapat beberapa kerecokan yang berimbas pada lambannya perhitungan surat suara. Menurus Sdr. Dion, ada beberapa orang yang sengaja menyalakan percikan api kerecokan tersebut dengan tujuan untuk memperlambat perhitungan suara. Dengan dalih itu maka PEMIRA dapat dianggap tidak sah dan diulang lagi, karena melanggar Undang-Undang PEMIRA 2010 batas maksimal perhitungan suara adalah tiga hari. Namun hal ini dapat ditepis dengan alasan logis yang disampaikan oleh M.Reza Syarifudin Zaki – Ketua Dewan Perwakilan Fakultas (DPF) KM UGM 2010, jika PEMIRA diulang, maka perlu adanya dana yang besar dan Ujian Akhir Semester rata-rata di setiap Fakultas akan berlangsung di awal bulan Januari.

Terdapat enam Calon Presiden Mahasiswa yang berlaga dalam PEMIRA UGM tahun ini, berikut nama-nama Capresma sesuai dengan nomor urut calon beserta perolehan suaranya:

  1. Irwan Rizadi – Satistika 2007 Capresma Partai Bunderan : 1546 suara
  2. Luthfi Hamzah – Jurusan Politik dan Pemerintahan 2008 calon independen : 4029 suara
  3. Raras Endarto – Geografi Lingkungan 2007 Capresma Partai Kampus Biru : 736 suara
  4. Muhammad Yusro – Teknik Fisika 2007 Capresma Partai Balairung : 981 suara
  5. Budi Raharjo – Jurusan Politik dan Pemerintahan 2007 Capresma Boulevard : 1304 suara
  6. Arya Budi – Jurusan Politik dan Pemerintahan 2007 calon independen : 816 suara

Sehingga terpilih Sdr. Luthfi Hamzah sebagai Presiden Mahasiswa UGM periode 2010-2011. Kita doakan agar keberkahan senantiasa tercurah kepada Beliau termasuk kepengurusan BEM mendatang untuk membangun UGM yang madani serta Indonesia yang lebih baik dan bermartabat. Amiin.

Oleh : Tim Jurnalis & Redaksi Media Center Jamaah Shalahuddin UGM

3 thoughts on “Dinamika Pemilihan Raya Presiden BEM KM UGM 2010

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.